Pemkab Abdya Salurkan Uang Saku Rp1 Juta untuk 93 CJH

Bupati Safaruddin memberikan sambutan pasa acara Peusijuek JCH Abdya, di Masjid Agung Baitul Ghafur, Blangpidie. Senin 11 Mei 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/T018]

Blangpidie. RU – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) memberikan uang saku sebesar Rp1 juta kepada setiap calon jamaah haji (JCH) asal daerah tersebut. Bantuan itu disalurkan menjelang keberangkatan jamaah ke Tanah Suci pada 18 Mei 2026.

Kepala Dinas Syariat Islam Abdya, Muhammad Rasyid, mengatakan dana bantuan telah ditransfer langsung ke rekening masing-masing jamaah.

“Uang saku tersebut telah ditransfer ke rekening masing-masing JCH. Tahun 2026, jumlah JCH Abdya sebanyak 93 orang, terdiri dari 29 laki-laki dan 64 perempuan yang tersebar di delapan kecamatan,” ujar Rasyid dalam acara peusijuk JCH Abdya di Masjid Agung Baitul Ghafur, Blangpidie, Senin (11/05/2026).

Rasyid menjelaskan rombongan jamaah akan diberangkatkan dari Abdya pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Prosesi pelepasan dijadwalkan berlangsung di Masjid Agung Baitul Ghafur pada pukul 08.00 WIB.

Perjalanan menuju Banda Aceh akan menggunakan 10 unit mobil HiAce, sedangkan pengangkutan barang dibantu kendaraan milik Dinas Sosial Abdya.

Dalam perjalanan, rombongan juga dijadwalkan singgah di sejumlah masjid.

Setibanya di Banda Aceh, jamaah akan masuk asrama haji pada 17 Mei 2026 sekitar pukul 07.00 WIB.

Selanjutnya, rombongan bertolak dari Bandara Sultan Iskandar Muda pada dini hari dan diperkirakan tiba di Jeddah pada 19 Mei 2026.

Rasyid berharap seluruh calon jamaah tetap dalam kondisi sehat sehingga seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan lancar.

“Semoga seluruh JCH diberikan kesehatan dan menjadi haji yang mabrur,” katanya.(T018)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...