Kutacane. RU – Sebanyak 26 rumah warga di Kecamatan Lawe Sigala-gala, Kabupaten Aceh Tenggara, mengalami kerusakan akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada Sabtu, 9 Mei 2026 malam.
Rumah terdampak berada di Desa Lawe Tua Persatuan dan Desa Lawe Tua Makmur.
Banjir membawa material lumpur, kayu gelondongan, dan bebatuan hingga masuk ke permukiman warga.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tenggara, Mohd Asbi, melalui Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Dodi Sukmariga Tajmal, mengatakan pendataan kerusakan masih terus dilakukan.
“Data sementara ada 26 rumah warga rusak, terdiri dari empat rumah rusak berat, 15 rusak sedang, dan tujuh rusak ringan,” kata Dodi saat dikonfirmasi rahasiaumum.com, Senin (11/05/2026).
Selain merusak bangunan, banjir juga menimbun halaman dan bagian dalam rumah dengan lumpur. Sejumlah warga mulai membersihkan sisa material secara mandiri.
Menurut Dodi, banjir bandang dipicu hujan deras yang mengguyur Aceh Tenggara sejak sore hingga malam hari.
Tingginya curah hujan menyebabkan debit sungai meningkat dan membawa material kayu serta batu dari hulu.
“Material itu menyumbat aliran sungai hingga air meluap ke permukiman warga,” ujarnya.
BPBD Aceh Tenggara bersama tim gabungan dari TNI, Polri, dan aparat kecamatan telah melakukan penanganan darurat di lokasi terdampak, termasuk membersihkan lumpur serta mendata kerusakan rumah warga.
BPBD mencatat sebanyak 41 kepala keluarga atau 155 jiwa terdampak akibat bencana tersebut.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa itu.(AFW016)














