Banda Aceh.RU – Baru dilantik beberapa hari sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Banda Aceh, nama dan foto Bobbi Sandri langsung dicatut untuk penipuan.
Pihak Kejaksaan Negeri Banda Aceh mengungkapkan, belakangan ini muncul aksi penipuan melalui panggilan telepon, video call hingga pesan singkat yang mengatasnamakan Bobbi Sandri untuk menjalankan berbagai modus.
Kasintel Kejari Banda Aceh, Muhammad Kadafi, mengatakan para pelaku menawarkan kerja sama proyek pemerintah, meminta data pribadi, hingga meminta sejumlah uang dengan dalih tertentu, termasuk mengatasnamakan proses lelang.
“Kepala Kejaksaan Negeri Banda Aceh tidak pernah memberikan perintah atau permintaan secara langsung kepada masyarakat melalui telepon, video call maupun chat terkait proyek, dana, data pribadi maupun hal lainnya,” kata Kadafi, Sabtu (09/05/2026).
Ia menegaskan seluruh panggilan maupun pesan yang mencatut nama Kajari Banda Aceh tersebut merupakan hoaks dan termasuk tindak pidana penipuan.
Menurutnya, seluruh proses lelang di Kejari Banda Aceh hanya dilakukan secara resmi melalui situs lelang pemerintah dan diumumkan lewat kanal resmi Kejari Banda Aceh.
Masyarakat pun diminta tidak mudah percaya terhadap panggilan mencurigakan yang mengatasnamakan pejabat kejaksaan. Masyarakat juga diimbau tidak memberikan data pribadi, nomor rekening maupun uang dalam bentuk apa pun kepada pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Jika menerima telepon atau pesan semacam itu, segera putuskan sambungan dan laporkan melalui layanan pengaduan masyarakat Kejari Banda Aceh,” ujarnya.
Kejari Banda Aceh memastikan akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum guna menindak pelaku penipuan yang mencatut nama institusi kejaksaan tersebut.(TH05)














