Banda Aceh.RU – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan sebagian wilayah Aceh berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam beberapa hari ke depan.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh, Dedi, mengatakan kondisi atmosfer saat ini dipengaruhi oleh sejumlah fenomena, seperti gelombang Rossby ekuatorial, gelombang Kelvin, serta Madden-Julian Oscillation (MJO) yang masih aktif.
Selain itu, faktor belokan angin (shearline), konvergensi, dan suhu muka laut yang hangat di perairan barat dan timur Aceh turut memperkuat pembentukan awan hujan.
“Hal ini berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Aceh,” kata Dedi, Rabu (06/05/2026).
BMKG mencatat, pada hari ini wilayah yang berpotensi diguyur hujan lebat meliputi Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Nagan Raya, Simeulue, Subulussalam, dan Aceh Tamiang.
Potensi serupa masih berlanjut pada esok hari di sebagian besar wilayah tersebut.
Sementara pada Jumat, 8 Mei 2026, hujan diperkirakan terjadi di Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Singkil, Aceh Timur, Bener Meriah, Gayo Lues, Nagan Raya, Simeulue, dan Subulussalam.
Secara umum, kondisi cuaca di sejumlah wilayah bervariasi, mulai dari cerah berawan hingga hujan ringan, dengan suhu berkisar antara 18 hingga 32 derajat Celsius dan kecepatan angin 2–7 kilometer per jam.
Di perairan Aceh, tinggi gelombang diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter, berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran, terutama perahu nelayan dan kapal tongkang.
Selain itu, berdasarkan pemantauan satelit, terdeteksi satu titik panas (hotspot) di Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, dengan tingkat kepercayaan menengah.
BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama pada sore hingga malam hari, serta mewaspadai risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.(TH05)














