Jaksa Usut Dugaan Korupsi Dana MTQ Bireuen

MTQ Bireuen 2024
 Pj Bupati Bireuen, Jalaluddin, SH MM bersama Forkopimda, Sekretaris Daerah dan Kadis Syariat Islam Kabupaten Bireuen membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-37 Tingkat Kabupaten Bireuen Tahun 2024, di Masjid Agung Sultan Jeumpa, Sabtu (16/11/2024). [Foto: Rahasiaumum.com/*]

Bireuen.RU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen dilaporkan masih mengusut dugaan korupsi dana Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) pada Dinas Syariat Islam (DSI) Bireuen tahun anggaran 2024.

Informasi terbaru diperoleh, dugaan keterlibatan 17 camat dalam pencairan anggaran yang tidak sesuai dengan petunjuk teknis, semakin jelas.

Selain itu, juga ditemukan indikasi adanya pembagian dana konsumsi dalam bentuk uang yang tidak sesuai aturan, serta adanya pengutipan dana dari gampong yang sempat ramai diprotes masyarakat.

Namun, meski penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi, hingga saat ini belum ada penetapan tersangka.
Terkait perkembangan pengusutan kasus korupsi kegiatan keagamaan itu, Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) Bireuen mendesak jaksa untuk segera menuntaskan kasus itu hingga ke pengadilan.

“Semua pihak yang diduga terlibat harus diperiksa, termasuk para camat yang disebut-sebut memiliki peran dalam proses pencairan anggaran,” desak Wakil Ketua JASA Bireuen wilayah Batee Iliek, Tgk M Amin, dikutip Rabu (06/05/2026)

Menurutnya, pengungkapan kasus sangat penting guna menjaga integritas pelaksanaan kegiatan keagamaan serta mencegah terulangnya praktik serupa di masa mendatang.

“Ini bukan sekadar persoalan korupsi anggaran, tetapi juga menyangkut marwah kegiatan keagamaan. MTQ adalah syiar Al-Qur’an yang seharusnya dijaga kesuciannya,” katanya.(TH05)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...