Aceh Barat. RU – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menggelar Musrenbang RKPD 2027 di Aula Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Aceh Barat dengan tema pembangunan berkualitas dan merata, Selasa (21/04/2026).
Wakil Bupati Said Fadheil menyebut forum ini sebagai tahap akhir perencanaan partisipatif dari gampong hingga konsultasi publik.
“Seluruh tahapan tersebut telah menghasilkan berbagai usulan prioritas masyarakat yang akan diselaraskan dengan kebijakan RPJMD Kabupaten Aceh Barat Tahun 2025–2029,” ujarnya.
Ia menjelaskan indikator pembangunan meliputi pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, pengangguran, IPM, dan PDRB per kapita.
Pertumbuhan ekonomi 2025 tercatat 4,44 persen, kemiskinan turun menjadi 15,50 persen, dan IPM naik ke 76,30.
Namun, ia menyoroti rasio gini 0,252 dan inflasi 5,56 persen sebagai tantangan.
Plt Kepala Bapperida Aceh Barat, Wahyu Rovaldi, mengatakan Musrenbang menjadi ruang sinkronisasi usulan pembangunan lintas level pemerintahan.
“Forum ini juga menjadi wadah dalam menetapkan prioritas pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta arah kebijakan daerah,” ujarnya.
Pemerintah menetapkan enam prioritas RKPD 2027, yakni peningkatan SDM, ekonomi inklusif, penguatan sosial budaya dan syariat Islam, tata kelola pemerintahan, lingkungan berkelanjutan, serta ketahanan sosial dan peran pemuda.
Perencana Ahli Utama Bappeda Aceh, Teuku Ahmad Dadek, menegaskan pentingnya sinkronisasi dengan kebijakan provinsi dan nasional.(*)














