DPRK Aceh Besar Telisik LKPJ 2025, Fokus pada Realisasi Program

Pansus DPRK Aceh Besar menggelar rapat pendalaman LKPJ Bupati Aceh Besar Tahun 2025 di ruang konsultasi DPRK Aceh Besar. Senin 20 April 2026. [Foto Dok : MC Aceh Besar/rahasiaumum.com]

Aceh Besar. RU – Panitia Khusus (Pansus) DPRK Aceh Besar mulai mendalami Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) bupati tahun anggaran 2025 sebagai bagian dari fungsi pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah.

Pembahasan berlangsung di ruang konsultasi DPRK di Kota Jantho, Senin (20/04/2026), dengan fokus pada kesesuaian antara perencanaan program dan realisasi di lapangan.

Ketua Pansus, Bakhtiar, menyatakan pihaknya tengah menelaah sejumlah data strategis dalam dokumen tersebut.

“Kita akan terus mendalami laporan yang telah disampaikan kepada DPR sebagai bentuk pengawasan,” kata Bakhtiar.

Ia menekankan target pembangunan, baik tahunan maupun lima tahunan, harus selaras dengan rencana jangka panjang agar arah pembangunan lebih terukur dan berkelanjutan.

Selain itu, Pansus menyoroti realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang belum mencapai target.

Kondisi tersebut dinilai perlu perhatian serius untuk mengidentifikasi kendala dalam optimalisasi sumber pendapatan.

“Secara regulasi, daerah kita sudah cukup memadai dan didukung oleh aturan dari provinsi maupun pusat untuk mendongkrak PAD. Namun realisasinya belum maksimal, ini yang perlu kita dalami,” ujarnya.

Untuk memperkuat kajian, Pansus memanggil sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), antara lain Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perkebunan, Dinas Pertanian, serta Dinas Kesehatan.

Setiap instansi diminta menghadirkan kepala bidang guna memberikan penjelasan teknis dan data pendukung.

Bakhtiar menegaskan DPRK membutuhkan keterangan konkret dari pemerintah daerah agar rekomendasi yang dihasilkan dapat terukur sebelum dibawa ke rapat paripurna.

“Kami membutuhkan jawaban konkret dari pemerintah agar rekomendasi DPR nanti terukur sebelum disampaikan dalam sidang paripurna,” pungkasnya.(*)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...