Banda Aceh. RU – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh mengungkapkan minimnya stok darah pascalebaran Idul Fitri.
Kondisi ini disebabkan oleh minimnya jumlah pendonor, sementara permintaan dari rumah sakit justru mengalami lonjakan drastis untuk kebutuhan pasien darurat dan penderita thalasemia.
“Stok darah minim karena jumlah pendonor yang datang ke PMI maupun melalui mobil unit keliling berkurang,” ujar Haeqal dikutip Kamis (09/04/2026).
Ia menyebutkan, saat ini permintaan darah mencapai 417 kantong, namun PMI hanya mampu menyuplai 128 kantong.
Lonjakan permintaan ini didominasi oleh pasien rutin thalasemia yang sempat menunda transfusi selama lebaran, serta penanganan kasus medis darurat lainnya.
Untuk mengatasi hal tersebut, PMI kini tengah berupaya mengaktifkan kembali kegiatan donor darah di lingkungan sekolah di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar guna menjaring pendonor pemula.(TH05)














