Operasi SAR Korban Kecelakaan Lae Kombih Berakhir Tanpa Hasil

Tim gabungan Basarnas dan Kepolisian saat melakukan pencarian korban kecelakaan di jurang Lau Kombih Subulussalam. Senin 6 April 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/MB017]

Subulussalam. RU – Tim SAR resmi menghentikan operasi pencarian pasangan suami istri, Rudi Simanjuntak dan Risma Tumangger, beserta mobil Toyota Kijang Innova silver BK 1213 SP yang terjun ke jurang Sungai Lae Kombih, Dusun Buluh Didi, Desa Tanjung Mulia, Senin pekan lalu.

Hingga hari ketujuh, tim gabungan belum menemukan tanda keberadaan korban maupun kendaraan.

“Hingga saat ini belum ditemukan tanda-tanda, baik kendaraan maupun korban. Namun tim tetap berupaya melakukan pencarian sampai dengan penutupan operasi,” ujar Komandan Regu Basarnas Medan, Romy Edwin Putra, seperti diberitakan rahasiaumum.com, Selasa (07/04/2026).

Sejak awal, tim melakukan penyisiran tebing, pemantauan aliran sungai, dan penggunaan drone untuk menjangkau area sulit diakses.

Jaring pengaman juga dipasang di posko Desa Sikelang untuk mengantisipasi korban terbawa arus.

Romy menegaskan bahwa sesuai SOP, operasi SAR dibatasi tujuh hari.

Setelah penutupan, tim beralih ke tahap pemantauan dan akan merespons laporan baru dari warga terkait temuan di aliran sungai.

Meski belum membuahkan hasil, upaya maksimal telah dilakukan dengan fokus pada pencarian fisik dan kendaraan di lokasi yang berarus deras dan medan terjal.(MB017)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *