Tgk Habibi Gaungkan Semangat Pemuda Saat Tabligh Akbar HUT ke-24 Abdya

Tgk Habibi An Nawawi Lc mengisi Tabligh Akbar di halaman Masjid Agung Baitul Ghafur Aceh Barat Daya. Jumat 3 April 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/T018]

Blangpidie. RU – Dai muda asal Aceh Barat, Tgk Habibi An Nawawi Lc, tampil sebagai penceramah dalam Tabligh Akbar yang diselenggarakan di halaman Masjid Agung Baitul Ghafur, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Jumat (03/04/2026) sore.

Acara ini menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-24 Kabupaten Abdya.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Abdya Safaruddin, Wakil Bupati Zaman Akli, Ketua DPRK Roni Guswandi, Wakapolres Kompol Misyanto, para pejabat daerah, ulama, serta ribuan masyarakat Abdya.

Pada kesempatan itu, Tgk Habibi menyapa jamaah dengan slogan khasnya, “Sahabat Habibi, Marhaban,” dan ikut menceritakan secara singkat perjalanan dakwahnya hingga keluar sebagai juara Aksi Indosiar 2026.

Dalam khotbahnya, Tgk Habibi memberi dorongan kepada generasi muda agar terus menimba ilmu sehingga diharapkan kelak menjadi pemuda-pemudi Abdya yang mampu membawa perubahan besar di Bumoe Breuh Sigupai.

Mukhlis, Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Abdya, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang berkontribusi menyukseskan acara.

Ia menyebut kehadiran Tgk Habibi sosok yang selama ini dikenal melalui media dan panggung dakwah sebagai anugerah bagi masyarakat Abdya.

“Ini bukan sekadar kehadiran seorang dai, tetapi kehadiran seorang inspirator, penggerak hati, yang diharapkan mampu menyejukkan jiwa dan menguatkan keimanan kita,” ujar Mukhlis.

Mukhlis juga mengingatkan makna penting peringatan HUT ke-24 Abdya sebagai momentum refleksi dan evaluasi, dengan mengajak warga bertanya tentang kontribusi yang telah diberikan untuk kemajuan daerah dan warisan bagi generasi mendatang.

Ia menyinggung perjuangan panjang pendahulu sejak 1962 yang berujung pada pemekaran wilayah dan pengesahan Kabupaten Aceh Barat Daya oleh DPR dan Presiden melalui spirit reformasi serta Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999.

Lebih lanjut, Mukhlis memuji komitmen Pemerintah Kabupaten di bawah kepemimpinan Bupati Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli yang menurutnya tidak hanya fokus membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat aspek spiritual dan moral masyarakat.

Ia menekankan, “Membangun manusia yang bertakwa jauh lebih sulit dibandingkan membangun tembok-tembok besar. Membangun akhlak mulia jauh lebih berat daripada membangun jembatan megah.”tutupnya.(T018)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *