Banda Aceh. RU – Kendala teknis pada sistem transaksi memicu antrean kendaraan di Gerbang Tol Indrapuri, ruas Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh), Minggu (29/03/2026).
Kepala Regional Sumatera Bagian Utara PT Hutama Karya, Taufik, mengatakan gangguan terjadi pada mesin pembaca kartu di salah satu gardu exit, sehingga memperlambat proses transaksi.
“Benar, sempat terjadi kendala teknis pada mesin reader di salah satu gardu exit Gerbang Tol Indrapuri tadi pagi. Petugas langsung melakukan penanganan, termasuk perbantuan tapping, dan teknisi segera melakukan perbaikan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penanganan berlangsung sekitar 20 menit dan saat ini seluruh gardu telah kembali beroperasi normal.
Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.
Selain gangguan teknis, antrean juga dipicu pengendara yang tidak memastikan kecukupan saldo uang elektronik.
Menurut Taufik, kebiasaan melakukan top-up di lokasi transaksi kerap menghambat arus kendaraan.
“Salah satu penyebab antrean yang paling sering terjadi hampir di semua gerbang tol akibat kurang saldo. Kami terus memberikan imbauan kepada pengguna jalan untuk selalu memastikan kecukupan saldo melalui media sosial, spanduk, maupun public address. Pengguna juga bisa mengecek saldo melalui aplikasi HK Toll Apps,” katanya.
Sebagai antisipasi, Hutama Karya bekerja sama dengan penyedia layanan isi ulang di lokasi serta mengimbau pengendara dengan saldo terbatas menggunakan lajur kiri agar tidak mengganggu jalur lain.
Sebelumnya, sejumlah pengguna jalan mengeluhkan kepadatan akibat hanya satu gardu yang beroperasi. Seorang sopir, Muhammad, mengaku sempat mengantre hingga 15 menit.
“Tadi kalau tidak salah jalur satunya ditutup, jadi cuma terbuka satu jalur saja. Akibatnya antrean panjang tidak bisa dihindarkan,” ujarnya.(R015)














