Ribuan KK Korban Banjir Pidie Terima Daging Meugang Banpres

Foto bersamaa pada kegiatan penyaluran Banpres berupa daging meugang Idul Fitri 1447 H, kepada warga terdampak banjir Pidie. Kamis 19 Maret 2026. [Foto Dok : Humas Pidie/rahasiaumum.com]

Pidie. RU – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, menyalurkan Bantuan Presiden (Banpres) berupa daging meugang Idul Fitri 1447 H dari Presiden RI, Prabowo Subianto, kepada warga terdampak banjir hidrometeorologi, Kamis (19/03/2026).

Bantuan tersebut didistribusikan ke delapan kecamatan, yakni Mutiara, Kembang Tanjong, Mutiara Timur, Keumala, Pidie, Simpang Tiga, Glumpang Baro, dan Tangse.

Setiap kepala keluarga menerima 1,5 kilogram daging sapi.

Penyerahan dilakukan langsung oleh bupati sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang mengalami musibah.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan sosial tersalurkan tepat sasaran sekaligus memberikan dukungan moral kepada warga.

Dalam kesempatan itu, Sarjani Abdullah menyampaikan apresiasi atas bantuan dari pemerintah pusat.

Ia didampingi Camat Mutiara Timur saat bertemu warga penerima.

“Saya Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto yang telah memberikan sumbangan berupa daging meugang kepada warga kami yang terdampak bencana. Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah yang diterima Allah dan menjadi pahala yang terus mengalir bagi Bapak Presiden dan keluarga,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Pidie telah menyalurkan 119 ekor sapi bantuan presiden ke seluruh wilayah terdampak sejak Rabu, 18 Maret 2026, siang hingga menjelang sahur sebagai bagian dari respons darurat.(*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...