Jelang Ramadan, Pemko Banda Aceh Gelar Pasar Murah

Jelang Ramadan, Pemko Banda Aceh Gelar Pasar Murah

Banda Aceh. RU – Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah meninjau langsung pelaksanaan penyaluran pangan murah bersubsidi di Pasar murah ramadan di halaman parkir Taman Ratu Safiatuddin, Lampriet, Kecamatan Kuta Alam, Rabu,(19/02/2025)

Suasana Pasar murah yang sedang ramai oleh warga yang mengantri menjadi makin riuh dengan kehadiran Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah beserta istri Dessy Maulidha.

Wakil Wali Kota Afdhal juga berkesempatan berinteraksi dan bersalaman serta melayani permintaan swafoto alias selfie dari warga.

Salah satu warga yang berkesempatan berinteraksi dengan Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah mengatakan bersyukur atas kehadiran pasar murah yang digelar Pemko Banda Aceh.

“Alhamdulillah dengan adanya pasar murah ini kita cukup terbantu. Karena lumayan murah harganya, kita juga sangat bersyukur dengan kehadiran pasar murah ini, apalagi jelang Ramadan, terimakasih Pak wakil dan juga Ibu Wali Kota Illiza,” katanya.

Usai meninjau, Afdhal Khalilullah dalam wawancara singkat menyampaikan bahwa Pasar murah ramadan memang diperuntukkan kepada warga Kota Banda Aceh dan hadir di tiga titik lokasi yang berbeda.

“Pasar murah ini diadakan selama tiga hari mulai dari 19-21 Februari 2025. Pasar murah itu diselenggarakan di Halaman PKA, Masjid Raudhatul Jannah Gampong Pango dan Halaman Kantor Disperindag Banda Aceh,”

“Setiap harinya kita menyediakan 1.000 kupon untuk masyarakat. Kita ajak masyarakat ikut hadir di pasar murah besok. Insyaallah pasar murah ini terus kita lakukan untuk menjaga inflasi di Kota Banda Aceh,” kata Afdhal

Afdhal juga mengatakan Pemerintah Kota Banda Aceh dibawah kepemimpinan Illiza Sa’aduddin Djamal dan dirinya terus memberikan program yang bertujuan untuk kemaslahatan rakyat, salah satunya dengan hadirnya pasar murah ini.

“Program pasar murah ini tidak hanya bertujuan menekan angka inflasi juga membantu menstabilkan harga bahan pokok menjelang bulan ramadan, dan kita berharap ini bisa sedikit membantu kebutuhan warga kota,” harap Afdhal.(*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...