Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Dua Rumah di Banda Sakti

Ilustrasi. Jumat 20 Maret 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/*]

Lhokseumawe. RU – Dua rumah permanen di Jalan Pase, Desa Mon Geudong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, terbakar Jumat (20/03/2026) malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Kedua bangunan milik Zulkifli (78), pedagang, dan Muhammad (62), wiraswasta, berada berdampingan.

Kapolsek Banda Sakti AKP Hanafiah menyatakan, kepolisian segera turun ke lokasi setelah menerima laporan untuk membantu penanganan dan mengamankan area.

“Percikan api muncul dari kabel listrik di kamar lantai dua, kemudian cepat membesar dan menjalar ke seluruh rumah, termasuk ke rumah tetangga,” tutur Aslim, cucu Zulkifli.

Warga setempat ikut melakukan pemadaman manual sebelum enam unit mobil pemadam—satu milik PT PIM dan lima milik Pemkot Lhokseumawe—tiba di lokasi.

Upaya pemadaman melibatkan personel Polres, Polsek, Koramil 16/Banda Sakti, RAPI, Tagana, dan masyarakat setempat.

Api berhasil dijinakkan sekitar pukul 22.00 WIB. Tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Pihak kepolisian menduga kebakaran akibat korsleting listrik di lantai dua dan mengimbau warga lebih waspada terhadap potensi kebakaran, termasuk rutin memeriksa instalasi listrik.(*)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...