Empat Bocah Meninggal Akibat Tenggelam di Kuala Peudawa

Kuala Peudawa
Tim BPBD Aceh Timur mengevakuasi korban tenggelam di Kuala Peudawa, Aceh Timur, Senin sore (23/03/2026). (Foto: Dok BPBD Aceh Timur).

Idi. RU – Empat bocah (anak di bawah umur) meninggal dunia akibat tenggelam di Pantai Kuala Peudawa, Kabupaten Aceh Timur, pada Senin (23/03/2026), saat mereka berenang di kawasan pantai tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keempat anak yang saat itu mandi-mandi di pantai Kuala Peudawa, terseret ke bagian pantai yang lebih dalam, sehingga kesulitan kembali ke tepian dan akhirnya tenggelam.

Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Kasat Polairud) Polres Aceh Timur, AKP Ade Candra, mengatakan peristiwa itu melibatkan lima pelajar warga Desa Alue Itam sekitar pukul 11.00 WIB. 

“Awalnya mereka hendak menyeberangi alur sekitar TPI Kuala Peudawa. Namun hanya empat orang yang mencoba menyeberang, satu lainnya tidak ikut,” ujarnya.

Saat berada di tengah alur, para bocah itu diduga kesulitan berenang akibat arus pasang, sehingga tenggelam.

Warga yang berada di lokasi langsung memberikan pertolongan, namun tiga anak yang berhasil dievakuasi sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Sementara satu anak lainnya baru ditemukan menjelang magrib oleh warga dan tim BPBD Aceh Timur yang melakukan pencarian.

Keuchik Gampong Alue Ie Itam, Muhammad Dahlan, mengonfirmasi tiga korban lebih dulu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Warga dan Tim BPBD kemudian menyisir alur perairan Kuala Peudawa, dan korban terakhir terakhir bernama Agustina (13) baru ditemukan sekitar pukul 17.50 WIB.

Kepolisian mengimbau masyarakat, terutama orang tua, meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak di wilayah perairan guna mencegah kejadian serupa.(TH05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *