Nelayan yang Terdampar di Srilanka Dipulangkan ke Aceh

sadiqin
Sadiqin, nelayan Pulo Aceh yang terdampar di Sri Lanka. (Foto: Dok Panglima Laot Aceh)

Banda Aceh. RU – Lembaga adat laut, Panglima Laot Aceh, menyatakan nelayan asal Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, yang terdampar di Sri Langka, kini sedang proses pemulangan ke Aceh.

Panglima Laot Aceh, Miftah Tjut Adek, Senin (16/03/2026) mengatakan, pemulangan dari Sri Lanka ke Jakarta dilakukan Senin hari ini, dan selanjutnya nelayan tersebut diberangkatkan ke Aceh.

“Nelayan Pulo Aceh yang terdampar di Sri Lanka dipulangkan hari ini melalui Jakarta. Namun, untuk jadwal pemulangan ke Aceh masih menunggu ketersediaan tiket pesawat,” kata Miftah Tjut Adek.

Sebelumnya, Sadiqin, nelayan yang juga warga Meulingge, Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, terdampar di Sri Lanka, setelah mesin perahu motornya mengalami kerusakan di Samudera Hindia.

Sadiqin dilaporkan hilang pada 1 Februari 2026, dan kemudian sempat dirawat di sebuah rumah sakit di negara itu.

Setelah mengetahui keberadaan Sadiqin, Panglima Laot Aceh berkoordinasi dengan para pihak terkait untuk mengetahui kondisinya serta mengupayakan proses pemulangan. 

Proses pemulangan nelayan tersebut atas kerja sama Panglima Laot Aceh dengan Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Aceh, Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan Perikanan (PSDKP) Lampulo, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Sri Lanka, serta pihak terkait lainnya.

“Setiba di Jakarta, Sadiqin akan transit di Kantor Penghubung Aceh, menunggu tiket penerbangan ke Banda Aceh. Selanjutnya, Sadiqin akan diberangkatkan ke Pulo Aceh,” kata Miftah Tjut Adek.(TH05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *