1.954 Korban Bencana di Aceh Timur Masih Mengungsi

Pengungsi Aceh Timur
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Alfarlaky meninjau lokasi pengungsian korban banjir di Kecamatan Serbajadi, beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Pemkab Aceh Timur)

Idi. RU – Sebanyak 1.954 jiwa dari 601 keluarga korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Timur hingga saat ini masih mengungsi.

Lokasi pengungsian korban bencana tersebut tersebar di 13 titik dalam tiga kecamatan, yakni Kecamatan Pante Bidari, Kecamatan Serbajadi, dan Kecamatan Simpang Jernih.

Lokasi pengungsian terbanyak, ada di Kecamatan Pante Bidari sebanyak tujuh titik yang tersebar di empat desa atau gampong.

Empat desa tersebut yakni Gampong Sah Raja dengan jumlah pengungsi sebanyak 712 jiwa dari 239 keluarga.

Di Gampong Sah Raja ada tiga titik pengungsian yakni di Dusun Pureng, Dusun Sarah Gala, dan Dusun Sarah Raja. Para pengungsi tersebut mengungsi mandiri di tenda keluarga.

Kemudian, satu titik pengungsian di Gampong Pante Labu terdiri 10 keluarga dengan 39 jiwa. Pengungsi Gampong Pante Labu mengungsi di meunasah Dusun Bahagia.

Berikutnya, Gampong Alue Ie Mirah satu titik pengungsian dengan 18 jiwa dari lima keluarga.

Di Gampong Sijudo dengan dua titik pengungsian terdiri 160 jiwa dari 40 keluarga. Pengungsi di dua desa tersebut mengungsi mandiri di tenda.

Selanjutnya, pengungsi di Kecamatan Serbajadi tersebar di lima titik, meliputi satu titik di Dusun Karang Kuda, Gampong Bunin sebanyak 372 jiwa dari 100 keluarga.

Satu titik pengungsian di Dusun Peukan Lokop, Gampong Lokop, dengan jumlah pengungsi sebanyak 47 jiwa dari 27 keluarga.

Kemudian, satu titik pengungsian di Dusun Bugak, Gampong Sunti dengan pengungsi sebanyak 187 jiwa dari 50 keluarga. Mereka mengungsi di Balai Adat Desa Sekualan. 

Satu titik pengungsian di Gampong Umah Taring dengan pengungsi sebanyak 180 jiwa dari 55 keluarga. Mereka mengungsi di SD Loot Jering.

Serta satu titik pengungsi Gampong Ujung Karang sebanyak 18 jiwa dari lima keluarga. Mereka mengungsi mandiri di tenda keluarga di Dusun Tembolon.

Sedangkan di Kecamatan Simpang Jernih ada satu titik pengungsian di Gampong Ranto Panjang dengan pengungsi sebanyak 221 jiwa dari 70 keluarga.

“Mereka mengungsi dengan membangun rumah darurat,” kata Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, Kamis (12/03/2026).(TH05)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...