Pemerintah Kota Lhokseumawe Tingkatkan Cakupan BPJS Ketenagakerjaan

Wakil Wali Kota Husaini saat menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada Ekosistem Desa di Aula Setdako Lhokseumawe. Selasa 10 Maret 2026. [Foto Dok : Prokopim Lhokseumawe/rahasiaumum.com]

Lhokseumawe. RU – Pemerintah Kota Lhokseumawe menggelar Monitoring dan Evaluasi Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Ekosistem Desa di Aula Setdako, Selasa (10/03/2026).

Kegiatan dipimpin Wakil Wali Kota Husaini, SE, dihadiri perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, camat, geuchik, dan perangkat desa.

“Pada tahun 2026 ini kita menargetkan kepesertaan 48,95 %. Kami berharap kepada camat, geuchik, serta bendahara gampong untuk mendukung program ini,” ujar Husaini.

Ia menekankan pentingnya peran aktif pemangku kepentingan untuk mendorong masyarakat desa, khususnya pekerja rentan, mengikuti program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Sementara itu, PLT Kepala BPJS Ketenagakerjaan Lhokseumawe Syarifah Mirazona menambahkan, dengan pertemuan tersebut cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat semakin meningkat.

“Penanggulangan kemiskinan di kota Lhokseumawe juga bergerak lebih bagus, ini merupakan amanah presiden dan perwujudan dari visi misi Walikota/Wakil Walikota Lhokseumawe,” imbuhnya.

Fokus perlindungan mencakup perangkat desa, tuha peut, fardhu kifayah, dan pekerja padat karya.

Dalam kesempatan sama, santunan jaminan kematian sebesar Rp42 juta diserahkan kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan sebagai bukti manfaat program.

Pemerintah kota berharap sinergi antara Pemda, pemerintah desa, dan BPJS terus diperkuat agar kesejahteraan masyarakat meningkat dan pekerja memperoleh perlindungan lebih optimal.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *