Kerusakan Jalan Peunaron-Sri Mulya Segera Diperbaiki

Peunaron
H Ruslan Daud menerima penyerahan DED yang diserahkan oleh anggota DPRK Syuhada dari Fraksi PKB, saat meninjau jalan di pedalaman Aceh Timur, Sabtu (8/3/2026). 

Idi. RU – Kerusakan ruas jalan Peunaron–Sri Mulya di Kabupaten Aceh Timur yang selama ini dikeluhkan warga diusulkan untuk segera diperbaiki melalui skema Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD).

Usulan tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman yang menjadi urat nadi ekonomi tiga kecamatan, yakni Peunaron, Simpang Jernih, dan Rantau Selamat.

Selama ini kondisi jalan di kawasan tersebut dinilai cukup memprihatinkan dan membutuhkan penanganan segera.

Pasalnya, ruas jalan Peunaron–Sri Mulya merupakan jalur utama yang digunakan masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan.

Jika akses jalan tidak layak, biaya transportasi logistik menjadi lebih tinggi dan memberatkan para petani di wilayah tersebut.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Timur, Muhammad Syuhada, mengatakan dokumen teknis berupa Detail Engineering Design (DED) untuk proyek perbaikan jalan itu telah rampung.

Dokumen tersebut  telah diserahkan kepada anggota DPR RI asal Aceh, H Ruslan Daud, saat kunjungannya ke wilayah tersebut pada Sabtu, 7 Maret 2026.

“Jika akses jalan ini dalam kondisi baik, mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat akan berjalan lancar dan optimal. Ini merupakan solusi konkret untuk membuka akses yang lebih baik bagi desa-desa pedalaman,” ujar Syuhada.

Ia menambahkan, keterbatasan anggaran daerah sering menjadi kendala utama dalam pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman.

Karena itu, skema Inpres Jalan Daerah dinilai menjadi peluang bagi pemerintah daerah untuk memperoleh dukungan pendanaan dari pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Bina Marga.

Dengan adanya dukungan tersebut, diharapkan perbaikan ruas jalan Peunaron–Sri Mulya dapat segera direalisasikan sehingga akses transportasi masyarakat menjadi lebih mudah dan roda perekonomian di kawasan tersebut semakin berkembang.(TH05)

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...