Limbah PT GSS Diduga Bocor, Warga Dasan Raja Minta DLHK Sidak Lokasi

Dreanase di belakang rumah warga terlihat kotor pekat akibat dugaan bocornya limbah PMKS PT GSS. Kamis 19 Februari 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/MB017]

Subulussalam. RU – Warga Desa Dasan Raja, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Ihsan Manik, mengeluhkan dugaan kebocoran limbah dari pabrik minyak kelapa sawit PT Global Sawit Smesta (GSS) yang beroperasi di dekat permukiman.

Menurut Ihsan, peristiwa tersebut terjadi sejak beberapa hari terakhir dan memicu kekhawatiran terkait kondisi lingkungan sekitar.

Ia menilai limpasan itu berpotensi mencemari saluran air yang menjadi bagian dari sistem drainase kawasan hunian.

Indikasi dugaan kebocoran, kata dia, terlihat dari perubahan warna air parit.

“Indikasi kebocoran terlihat dari perubahan warna air parit. Air yang sebelumnya jernih kini berubah menjadi hitam pekat dan mengeluarkan bau tidak sedap,” ujar Ihsan, Kamis (19/02/2026).

Ia menyebut perubahan mulai tampak sejak 17 Februari 2026 dan belum kembali normal hingga sekarang.

“Sampai hari ini air masih berwarna hitam,” katanya.

Ihsan menjelaskan terdapat beberapa titik pembuangan di area tersebut.

Namun, salah satu lokasi diduga mengalami gangguan sehingga meluap ke drainase warga.

Ia mengaku telah menghubungi manajemen perusahaan dan mengirimkan rekaman video sebagai bukti.

Hingga kini, masyarakat belum menerima tanggapan resmi.

“Kami sudah kirim pesan dan video sebagai bukti, tapi belum ada balasan. Kami hanya ingin kepastian apakah limbah ini berbahaya atau tidak,” ucapnya.

Warga khawatir kondisi tersebut berdampak pada kesehatan serta kualitas lingkungan karena letak saluran berada dekat rumah penduduk.

Mereka berharap Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Subulussalam segera melakukan pemeriksaan lapangan dan uji laboratorium.

“Kami berharap ada pemeriksaan langsung dan penjelasan resmi. Jangan sampai masyarakat terus merasa was-was,” tutup Ihsan.(MB017)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *