Muharram Idris Lantik Pejabat, Tekankan Integritas dan Pelayanan

Bupati Muharram Idris, melantik dan mengukuhkan sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Kamis 5 Februari 2026. [Foto Dok : MC Aceh Besar/rahasiaumum.com]

Aceh Besar. RU – Bupati Muharram Idris menegaskan arah kepemimpinan daerah ke depan bertumpu pada perubahan dan capaian kerja nyata, bukan loyalitas pribadi ataupun kepentingan tertentu.

“Tidak ada jabatan yang diperjual belikan dan tidak ada ruang untuk kepentingan pribadi. Semua pejabat harus bekerja untuk rakyat Aceh Besar, tanpa membeda-bedakan, melayani seluruh masyarakat di 23 kecamatan dan 604 gampong secara adil dan profesional,” tegas Syech Muharram saat melantik dan mengukuhkan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Aceh Besar, Kamis (05/02/2026).

Menurut Muharram, pelantikan dan pengukuhan tersebut merupakan bagian dari langkah penyegaran birokrasi sekaligus upaya mendorong peningkatan kinerja pemerintahan daerah.

“Jabatan adalah amanah dan tanggung jawab besar. Saya berharap para pejabat yang dilantik dan dikukuhkan dapat bekerja profesional, berintegritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Aceh Besar,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pejabat memperkuat koordinasi lintas sektor, membangun kerja sama, serta mendukung visi pembangunan daerah guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berpihak kepada masyarakat.

Pelantikan itu berlandaskan Keputusan Bupati Aceh Besar Nomor 800.1.3/14/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama serta Keputusan Nomor 800.1.3/15/2026 tentang Pengukuhan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.

Dalam keputusan tersebut, bupati memberhentikan sejumlah pejabat secara hormat dari posisi sebelumnya dan mengangkat pejabat baru berdasarkan evaluasi kinerja serta uji kompetensi, disertai apresiasi atas pengabdian selama menjabat.(*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...