Bener Meriah. RU – Jembatan Bailey di Desa Bener Pepanyi, Kabupaten Bener Meriah, pada ruas lintas KKA penghubung Aceh Utara–Bener Meriah–Takengon, resmi difungsikan setelah rampung dibangun Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam, Minggu (01/02/2026).
Jembatan darurat tipe 1-1 SSR sepanjang 30 meter tersebut dikerjakan personel gabungan Yonzipur 9/Lang Lang Bhuwana dan Denzipur 3/Agni Tirta Dharma sebagai langkah cepat pemulihan akses transportasi pascabencana.
Sebelumnya, kerusakan infrastruktur akibat bencana menyebabkan terputusnya jalur vital yang berdampak pada mobilitas warga, kegiatan ekonomi, serta distribusi logistik antardaerah.
Komandan Kodim 0119/Bener Meriah Letkol Inf Ahmad Fauzi mengatakan keberadaan jembatan Bailey menjadi solusi sementara yang efektif untuk mengembalikan konektivitas wilayah.
“Dengan selesainya pembangunan jembatan Bailey ini, akses transportasi yang sebelumnya terputus kini telah kembali normal. Hal ini tentu sangat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari secara lancar,” ujarnya.
Ia menambahkan, jalur tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung arus barang, layanan publik, serta pergerakan masyarakat di kawasan Bener Pepanyi dan sekitarnya.
Warga setempat menyampaikan apresiasi kepada Satgas Gulbencal dan seluruh pihak yang terlibat karena berfungsinya kembali jembatan dinilai mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi pascabencana.(*)















