Aceh Besar Siapkan 35 Hektare Lahan untuk Kampus IPDN

Bupati Aceh Besar Muharram Idris bersama utusan Kemendagri RI meninjau lokasi rencana lahan pembangunan IPDN di Kota Jantho. Selasa 20 Januari 2026. [Foto Dok : MC Aceh Besar/rahasiaumum.com]

Aceh Besar. RU – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menegaskan komitmennya mendorong pembangunan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Kota Jantho sebagai langkah strategis mempercepat kemajuan ibu kota kabupaten tersebut.

Bupati Aceh Besar Muharram Idris menyatakan, keberadaan perguruan tinggi kedinasan di bawah Kementerian Dalam Negeri itu diyakini mampu memicu pertumbuhan wilayah secara signifikan.

“Kita yakin, jika IPDN dibangun di sini, maka Kota Jantho sebagai ibu kota Aceh Besar akan semakin berkembang dan maju. Karena saat ini telah ada ISBI, ditambah lagi Sekolah Rakyat nanti,” kata Muharram saat meninjau lahan seluas 35 hektare yang disiapkan untuk pembangunan IPDN di Kota Jantho, Selasa (20/01/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi perwakilan Kemendagri RI Edi Cahyono, SSTP, MAP, Anggota Komisi III DPR Aceh Eddi Shadiqin, SH, Asisten I dan II Sekdakab Aceh Besar, serta sejumlah pejabat terkait.

Muharram menjelaskan, lahan yang direncanakan telah lama dipersiapkan berikut kelengkapan administrasi pendukung.

Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mengawal proses agar rencana pembangunan dapat terwujud.

“Lahan ini telah lama kita siapkan, dan berbagai dukungan administrasi telah dipenuhi. Saat ini akan terus dikawal agar pembangunan ini dapat terealisasi,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPR Aceh Eddi Shadiqin menilai kehadiran IPDN menjadi kebutuhan penting dalam mendorong kemajuan daerah melalui penguatan sektor pendidikan.

“Sebelum menjadi wakil rakyat di DPR Aceh, saya terus mengikuti usulan pembangunan IPDN ini. Kita yakin ini bukan sekadar semangat, tetapi kepentingan yang harus diperjuangkan bersama demi kemajuan daerah,” tutur Eddi.

IPDN merupakan perguruan tinggi kedinasan di bawah Kemendagri yang menyiapkan kader pemerintahan profesional melalui sistem ikatan dinas.

Seluruh biaya pendidikan ditanggung negara, dengan lulusan diproyeksikan langsung menjadi aparatur sipil negara di instansi pusat maupun daerah.(*)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...