Warga Wih Pesam Serahkan Senjata Api Rakitan Secara Sukarela

Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto saat menerima senjata api rakitan dari seorang warga Wih Pesam. Selasa 20 Januari 2026. [Foto Dok : Polres Bener Meriah/rahasiaumum.com]

Bener Meriah. RU – Seorang warga Desa Blang Kucak, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, menyerahkan satu pucuk senjata api rakitan kepada Polres Bener Meriah setelah menemukannya di rumah sewa miliknya, Selasa (20/01/2026).

Pemilik rumah, Tadarus, menemukan senjata tersebut saat membersihkan bangunan yang telah kosong setelah ditinggalkan penyewa.

Menyadari kepemilikan senjata api tidak dibenarkan bagi warga sipil, ia memilih menyerahkan temuan itu secara sukarela kepada kepolisian.

Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto mengapresiasi langkah cepat serta kesadaran hukum warga tersebut.

“Terima kasih untuk inisiatifnya, sangat bagus. Kami mengapresiasi sikap kooperatif warga yang telah menyerahkan senjata api rakitan secara sukarela,” ujarnya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan senjata api rakitan, bahan peledak, maupun benda berbahaya lain, demi mencegah potensi gangguan keamanan dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.(*)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...