Selamatkan Warga Terjebak Banjir, Polisi Diganjar Penghargaan

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan saat menyerahkan penghargaan kepada Aipda Maulizar, Kanit Intel Polsek Sawang, atas aksi penyelamatan seorang warga perempuan yang terjebak banjir. Senin 12 Januari 2026. [Foto Dok : Polres Lhokseumawe/rahasiaumum.com]

Lhokseumawe. RU – Polres Lhokseumawe memberikan penghargaan kepada Aipda Maulizar, Kanit Intel Polsek Sawang, atas aksi penyelamatan seorang warga perempuan yang terjebak banjir deras di Kecamatan Sawang.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan saat upacara di halaman Satya Haprabu Polres Lhokseumawe, Senin (12/01/2026).

Kapolres menyatakan, apresiasi ini merupakan komitmen institusi dalam memberi penghargaan kepada personel yang menunjukkan dedikasi, loyalitas, serta pengabdian luar biasa saat bertugas.

“Hari ini kita memberikan penghargaan kepada Kanit Intel Polsek Sawang yang telah mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan masyarakat. Inilah panggilan tugas sebagai insan Polri, menyelamatkan jiwa manusia tanpa memperdulikan keselamatan dirinya sendiri,” ujar Ahzan.

Ia mengaku bangga atas sikap Aipda Maulizar yang mendahulukan keselamatan warga meski rumah serta harta bendanya ikut terendam banjir.

“Sebagai pimpinan, saya sangat bangga. Ia memilih menyelamatkan warga terlebih dahulu, sementara rumah dan hartanya sendiri tenggelam. Pengorbanan seperti inilah yang harus kita teladani,” katanya.

Menurut Ahzan, tindakan tersebut mencerminkan misi kemanusiaan Polri dalam memberikan perlindungan di tengah situasi darurat.

Ia berharap penghargaan ini memacu personel lain untuk terus hadir membantu masyarakat saat dibutuhkan.

“Mudah-mudahan dengan reward ini, personel lainnya semakin terpacu untuk berbuat yang terbaik, hadir untuk masyarakat, dan menjadikan nilai-nilai kemanusiaan sebagai landasan utama dalam setiap pelaksanaan tugas,” pungkasnya.(*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...