Disdukcapil Aceh Tamiang Tampil Lebih Awal Layani Adminduk Masyarakat

Ruangan kantor penuh lumpur, Pejabat dan Petugas Disdukcapil Aceh Tamiang layani masyarakat di teras kantor. Rabu 24 Desember 2025. [Foto Dok : rahasiaumum.com/S011]

Kualasimpang. RU – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Aceh Tamiang kembali membuka layanan administrasi kependudukan sejak 13 Desember 2025 setelah sempat terhenti hampir dua pekan akibat banjir hidrometeorologi.

Pelaksana Tugas Kepala Disdukcapil Aceh Tamiang Muhammad Mahyaruddin melalui Sekretaris Ahmad Yani mengatakan, pelayanan dilakukan melalui posko darurat dengan keterbatasan sarana.

“Posko darurat pelayanan publik ini dimulai sejak 13 Desember lalu, namun dengan segala keterbatasan, layanan Adminduk belum sepenuhnya maksimal,” ujar Ahmad Yani, kepada rahasiaumum.com, Rabu (24/12/2025).

Ia menjelaskan, pembukaan posko tersebut mendapat dukungan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil melalui persetujuan Direktur Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil serta Direktur Bina Aparatur Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

“Didatangkan Tim Jemput Bola oleh Tim Tanggap Darurat Ditjen Dukcapil untuk pelayanan Adminduk bagi korban bencana Provinsi Aceh pada 11 hingga 15 Desember 2025,” kata Yani.

Tim tersebut dipimpin Dr. Dra. Hj. Erliani Budi Lestari, M.Si dan Muhammad Farid, S.STP, M.Si, serta dilengkapi perangkat perekaman KTP elektronik, printer, dan blangko KTP-el.

Menurut Yani, pelayanan bagi warga Aceh Tamiang sementara dipusatkan di Disdukcapil Kabupaten Langkat sebagai wilayah penopang.

Pada masa pascabencana, posko hanya melayani pembuatan Kartu Keluarga, akta kelahiran, surat pindah, dan biodata WNI sebagai pengganti KTP yang rusak atau hanyut.

“Sementara ini cetak KTP dan Kartu Identitas Anak belum dapat dilakukan karena belum tersedia alat cetak,” ujarnya.

Yani menambahkan, layanan diprioritaskan pada penerbitan Kartu Keluarga karena bersifat penting untuk kebutuhan administrasi, termasuk pelayanan kesehatan dan surat keterangan perjalanan.

Seorang staf Disdukcapil Aceh Tamiang menyebut, jajaran pegawai tetap berupaya maksimal melayani masyarakat meski turut terdampak banjir.

“Kami semua juga korban banjir, namun tetap bersemangat memberikan layanan publik,” katanya.(S011)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...