Almuniza; Manfaatkan Medsos untuk Promosikan Keindahan Aceh

Almuniza; Manfaatkan Medsos untuk Promosikan Keindahan Aceh

Banda Aceh. RU – Penjabat (Pj) Wali Kota Banda Aceh, Almuniza Kamal, menjadi narasumber utama pada acara 1st Aceh International Symposium yang diselenggarakan di Aula Museum Aceh, Senin, (30/12/2024).

Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk Soraya Kamal sebagai salah satu narasumber, Ketua Umum Forum Mahasiswa Aceh Dunia (FORMAD), M Najid Akhtiar, dan para mahasiswa.

Dalam paparannya yang bertema “Pemuda dan Pariwisata”, Almuniza Kamal mengajak seluruh peserta untuk lebih mencintai dan mempromosikan Aceh. Beliau memulai presentasinya dengan berbagi kisah perjalanan kariernya, kemudian mengajak audiens menyaksikan video dokumenter berjudul “Thelitg of Aceh”.

Almuniza Kamal menjelaskan video tersebut, merupakan hasil riset mendalam yang kemudian berhasil merefleksikan nilai-nilai luhur dan keindahan Aceh secara komprehensif.

“Video ini adalah sebuah kebanggaan bagi kita semua. Ini adalah Aceh yang sesungguhnya,” tegas Almuniza.

Almuniza Kamal meyakini bahwa kekuatan Aceh terletak pada tiga pilar utama yaitu; alam, budaya, dan sejarah. Beliau juga menyoroti peran penting perempuan dalam sejarah Aceh, serta potensi besar Aceh dalam bidang pariwisata.

“Semua wanita hebat lahir dari Aceh. Emansipasi perempuan sudah lama menjadi bagian dari sejarah kita,” ujar Almuniza.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak para pemuda untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan informasi yang negatif atau hoaks. Beliau juga menekankan pentingnya mengubah persepsi negatif tentang Aceh yang seringkali ditampilkan di media sosial.

“Manfaatkan media sosial untuk mempromosikan keindahan Aceh. Jadilah inovator dalam pengembangan pariwisata dan pelestari budaya kita,” ajaknya.

Kemudian, Almuniza Kamal juga melihat potensi besar pariwisata Aceh dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif. Beliau menyebutkan beberapa peluang karir di bidang pariwisata, seperti fotografer wisata, tour guide, dan pengelola homestay.(*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...