Adik Korban Ceritakan Kronologi Kasus Penembakan di Lhokseumawe

Ilustrasi Penembakan
Ilustrasi penembakan oleh orang tidak dikenal. (Foto: Detik.com)

Lhokseumawe. RU – Warga Gampong Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, bernama M Nasir ditembak oleh orang tak dikenal di depan rumahnya pada Senin, 10 November 2025 sekitar pukul 00.03 WIB.

Hingga saat ini, pelaku belum tertangkap, dan polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Adik korban bernama Mukhlis Ismail berharap polisi segera mengungkap kasus penembakan yang menewaskan abangnya itu.

Ia menduga, abangnya sudah ditarget untuk dibunuh, dengan cara dipancing keluar dari rumah oleh dua pemuda yang tidak dikenal.

Dugaan ini muncul karena sebelum terjadi penembakan, M Nasir yang sedang istirahat di rumah tiba-tiba dipanggil oleh dua pemuda yang berboncengan menggunakan satu sepeda motor.

Korban kemudian keluar untuk menjumpai dua pemuda tersebut, dan mereka kemudian duduk sambil berbincang di seberang jalan, sekitar 10 meter dari rumah korban.

Tak lama, datang satu unit mobil berwarna hitam tanpa pelat nomor kendaraan dan berhenti tak jauh dari tempat mereka berbincang.

“Abang saya pun dipanggil untuk datang ke mobil itu. Tidak ada tanda-tanda dipaksa atau cekcok mulut. Tetapi setelah sampai ke mobil itu, abang saya langsung ditembak di bawah dagunya,” kata Mukhlis dikutip Selasa (11/11/2025).

Suara tembakan terdengar dua kali, setelah itu mobil tersebut langsung meninggalkan lokasi, dan dua pemuda yang sebelumnya berbincang dengan korban pun menghilang.

“Kami pihak keluarga berharap kasus ini diusut tuntas dan pelakunya bisa segera ditangkap,” harap Mukhlis.(TH05)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...