Majelis Wali Amanat Tetapkan 6 Bakal Calon Rektor USK

MWA
Majelis Wali Amanat Universitas Syiah Kuala saat menggelar rapat penetapan enam Bakal Calon Rektor pemilihan Rektor USK Periode 2026–2031. (Foto: Dok Humas USK)

Banda Aceh. RU – Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Syiah Kuala (USK) menetapkan enam bakal calon rektor untuk Pemilihan Rektor USK Periode 2026–2031.

“Keputusan ini berdasarkan hasil Rapat Pleno MWA setelah dilakukan verifikasi berkas,” kata Ketua Panitia Pemilihan Rektor (PPR) USK, Prof Dr Rusli Yusuf dikutip Kamis (30/10/2025).

Adapun enam bakal calon Rektor USK yang telah ditetapkan MWA adalah

  1. Prof. Dr. Ir. Marwan,
  2. Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si,
  3. Prof. Dr. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A,
  4. Dr. Ir. Ramzi Adriman, S.T., M.Sc., IPM., ASEAN.Eng., APEC.Eng,
  5. Prof. Dr. Teuku Mohamad Iqbalsyah, S.Si., M.Sc,
  6. Prof. Dr. Rita Khathir, S.TP., M.Sc.

Untuk tahap penyaringan seluruh bakal calon Rektor USK akan dilakukan assessment oleh Tim Independen pada tanggal 1–3 Desember 2025 dan penyampaian visi dan misi serta pendalamannya, dijadwalkan 11–15 Desember 2025 di hadapan Rapat Pleno MWA.

Selanjutnya, anggota MWA akan memilih dan menetapkan tiga calon Rektor USK dan ketiga calon tersebut akan mengikuti tahapan berikutnya yaitu tahapan pemilihan Rektor.

Pada tahapan tersebut MWA akan memilih dan menetapkan satu orang sebagai rektor terpilih pada tanggal 13 Januari 2026.

Semua proses tahapan pemilihan Rektor USK akan tuntas sebelum tanggal 8 Maret 2026.

Sebelumnya, PPR USK sudah menerima delapan berkas bakal calon Rektor dan yang berhasil lolos verifikasi administrasi hanya tujuh bakal calon Rektor, termasuk di antaranya Dr. Drs. Syamsulrizal, M.Kes.

MWA kemudian hanya menetapkan enam bakal calon, karena Syamsulrizal meninggal dunia pada Sabtu 25 Oktober 2025.(TH05)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...