Kemenag Bireuen Adakan GAPIT ke-8 di Peusangan Selatan

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bireuen, Dr. H. Zulkifli, M.Pd, foto bersama usai acara GAPIT ke-8 yang digelar di Gampong Darul Aman, Kecamatan Peusangan Selatan. Kamis 25 September 2025. [Foto Dok: Kemenag Bireuen/rahasiaumum.com].

Bireuen. RU – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Bireuen, Dr. H. Zulkifli, M.Pd, secara resmi membuka Program Gampong Penyuluh Ipari Terpadu (GAPIT) ke-8 yang digelar di Gampong Darul Aman, Kecamatan Peusangan Selatan, Kamis (25/09/2025).

Dalam sambutannya, Dr. Zulkifli memberikan apresiasi kepada Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Bireuen yang terus berkomitmen melakukan pembinaan masyarakat melalui berbagai program strategis.

“Selama ini, kita sering beranggapan bahwa penyuluh hanya bergerak di bidang keagamaan. Padahal, penyuluh juga bisa berkontribusi di bidang lain, seperti kesehatan melalui program imunisasi dan penanganan stunting, tentu dengan berkolaborasi bersama tenaga kesehatan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penyuluh agama akan membina masyarakat melalui berbagai program, di antaranya bidang wakaf, produk halal, keluarga sakinah, moderasi beragama, pembinaan remaja, hingga sosialisasi imunisasi.

“Contohnya, dalam persoalan wakaf, masih banyak tanah wakaf yang belum memiliki kepastian hukum sehingga rawan digugat atau diambil alih oleh keluarga pewakaf. Hal-hal seperti ini menjadi tugas kita untuk memberi pemahaman dan pendampingan kepada masyarakat,” tegasnya.

Dr. Zulkifli juga menyampaikan terima kasih kepada IPARI Bireuen atas inisiatif menyelenggarakan GAPIT ke-8. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya sarana pembinaan, tetapi juga bukti nyata kerja sama antara pemerintah dengan IPARI dalam memperkuat ketahanan sosial dan keagamaan masyarakat.

“Semoga kegiatan GAPIT ini membawa manfaat besar bagi masyarakat dan memperkuat peran penyuluh agama di tengah kehidupan sosial,” pungkasnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Camat Peusangan, Saifuddin, SKM., M.Kes, Kasi Bimas Islam H. Rifal Fauzal, S.H, Kepala KUA Peusangan Selatan Gunawan, S.S, perwakilan Polsek Peusangan, perwakilan Koramil Peusangan, para penyuluh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang hadir dengan penuh antusias.

Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan kuatnya dukungan terhadap peran penyuluh dalam membina kehidupan beragama dan sosial di tengah masyarakat.(*)

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...