Massa Soroti Lambannya Pemeriksaan Panitia Muslim Ayub Fest

Dahriansyah, saat berorasi di depan Mapolres Aceh Tenggara, mendesak Pihak Polres untuk lekas memanggil pihak panitia Muslim Ayub Fest. Kamis 11 September 2025. [Foto Dok: rahasiaumum.com/AFW016].

Kutacane. RU – Aliansi Peduli Keadilan dan HAM mendesak Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri untuk tetap independen dan melawan segala bentuk tekanan dalam penegakan hukum, khususnya terkait kasus penikaman yang terjadi saat Muslim Ayub Festival.

“Kami heran mengapa panitia Muslim Ayub Festival belum segera dipanggil dan dimintai keterangan. Ini sangat disayangkan,” kata Koordinator Aliansi Peduli Keadilan dan HAM Aceh Tenggara, Dahriansyah, saat berunjuk rasa di depan Mapolres Aceh Tenggara, Kamis (11/09/2025).

Meski demikian, ia mengapresiasi langkah cepat aparat yang menangkap pelaku penikaman hanya dalam waktu tiga menit setelah kejadian.

Namun, Dahriansyah menduga ada tekanan yang membuat proses pemeriksaan terhadap panitia berjalan lambat.

“Apalagi inisiator kegiatan ini merupakan anggota DPR RI. Jika benar ada tekanan, maka keadilan hukum di Aceh Tenggara patut dipertanyakan,” ujarnya.

Aliansi mencatat laporan orang tua korban telah disampaikan sejak 1 September 2025. Namun, pemanggilan terhadap panitia baru dilakukan pada 8 September 2025, bersamaan dengan masuknya surat pemberitahuan aksi unjuk rasa.

Massa mendesak Kapolres memastikan laporan Usman Gayo, orang tua korban, diproses sesuai hukum.

Laporan itu teregistrasi dengan nomor Reg/268/IX/2025/Reskrim.

Selain itu, Aliansi mendorong polisi mempertimbangkan Pasal 359 KUHP terkait dugaan kelalaian panitia yang memungkinkan benda tajam masuk ke arena konser.

Mereka juga menyoroti penanganan korban yang dibawa menggunakan becak, bukan ambulans.

“Kami ingin hukum ditegakkan tanpa pandang bulu agar kejadian seperti ini tidak terulang,” kata Dahriansyah.(AFW016)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...