Wabup Syukri Hadiri Pelantikan BWI Aceh Besar

Wakil Bupati Syukri A Jalil menyampaikan sambutan pada pelantikan Pengurus BWI Perwakilan Kabupaten Aceh Besar periode 2025-2028, di Aula Pesantren Al-Manar, Kecamatan Krueng Barona Jaya. Rabu 10 September 2025. [Foto Dok: MC Aceh Besar/rahasiaumum.com].

Jantho. RU – Wakil Bupati Aceh Besar, Drs Syukri A Jalil, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Aceh Besar periode 2025–2028.

Menurutnya, keberadaan lembaga ini sangat penting untuk memperkuat pengelolaan aset wakaf di daerah, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu dikatakannya saat menghadiri pelantikan pengurus BWI Aceh Besar, yang dipandu oleh Ketua BWI Perwakilan Aceh Prof Dr H Fauzi Saleh Lc MA, di Pondok Pesantren Al Manar Cot Irie, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (10/09/2025).

“Alhamdulillah, dengan pelantikan pengurus BWI pada hari ini secara otomatis akan menambah sahabat, mitra kerja, dan kawan dalam menyelesaikan persoalan-persoalan wakaf yang ada di Aceh Besar,” ucapnya.

Dikesempatan itu, Syukri menegaskan bahwa pengelolaan wakaf harus diarahkan pada hal-hal produktif sehingga memberikan dampak nyata bagi umat.

Ia mengingatkan agar para nazir mampu mengelola tanah wakaf dengan baik, menghindari konflik keluarga, serta memastikan manfaatnya berkelanjutan untuk masyarakat luas.

“Sering kali ada orang tua yang mewakafkan tanah untuk kepentingan umat, namun dalam perjalanannya timbul konflik antar keluarga. Karena itu, tugas kita adalah memberikan pembinaan kepada para nazir agar pemanfaatan lahan wakaf benar-benar produktif dan bisa berkembang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Syukri menyebutkan, program penguatan pemanfaatan tanah wakaf selaras dengan kebijakan pemerintah pusat yang menargetkan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan aset wakaf.

“Kami merasa bersyukur dan berterima kasih, karena dengan adanya BWI ini, pemerintah Kabupaten Aceh Besar memiliki mitra kerja baru yang mendukung program pemerintah pusat. Tahun 2026 mendatang, pemanfaatan tanah wakaf untuk hal-hal produktif akan menjadi salah satu wajah baru penggerak ekonomi umat,” katanya.

Untuk diketahui, pengurus BWI Kabupaten Aceh Besar periode 2025–2028 yang dilantik tersebut yakni Drs H Salahuddin MPd sebagai ketua, Samsul Bahri SAg SE ME sebagai sekretaris, M Ihsan SE sebagai bendahara, serta delapan pengurus lainnya yang membidangi berbagai bidang.(*)

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...