Pemko Banda Aceh Gelontorkan Rp679 Juta untuk Konten Medsos

Proyek Konten medsos
Tangkapan layar dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) APBK Banda Aceh 2025 pada laman sirup LKPP, Senin (08/09/2025). (Foto: ANTARA)

Banda Aceh. RU – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistika menganggarkan sebanyak Rp679 juta untuk jasa pembuatan konten media sosial (medsos) Instagram dan Tiktok melalui APBK Banda Aceh 2025.

Berdasarkan laman sirup.lkpp.go.id, terdapat tiga paket kontrak pekerjaan yang dianggarkan. Total keseluruhan jika digabungkan mencapai Rp 679,9 juta.

Dilihat dari dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) APBK Banda Aceh 2025, dengan nama paket Jasa Pembuatan Konten dan Publikasi Media Sosial (Instagram/Tik Tok) dan kode RUP 59086324, pekerjaan ini telah diumumkan pada 2 Mei 2025 sebesar anggaran Rp510 juta.

Jadwal pelaksanaan kontrak dimulai April dan berakhir Desember 2025, dengan metode pemilihannya adalah pengadaan langsung yang bisa dilihat di link ini: https://sirup.lkpp.go.id/sirup/rekap/penyedia/D2.

Untuk spesifikasi pekerjaan yaitu jasa pembuatan konten dan publikasi media sosial (Instagram/TikTok) dengan jumlah pengikut (follower) 50.000 – 200.000 (makro), 340 kali tayang, per konten seharga Rp1,5 juta.

Kemudian, ada paket jasa pembuatan konten dan publikasi media sosial dengan kode RUP 59086156, pagu anggarannya Rp119,9 juta.

Adapun jasa pembuatan konten dan publikasi media sosial (Instagram/Tik Tok) pada pengadaan ini memiliki spesifikasi : followers 10.000 – 50.000 (mikro) sebanyak 218 kali, per konten Rp550 ribu.

Terakhir, juga ada paket dengan nomor RUP 59086379 dengan namanya paket jasa publikasi media sosial (Instagram/Tiktok) memiliki pagu anggaran Rp50 juta. Dan spesifikasinya adalah memiliki followers: 50 ribu – 200 ribu untuk 100 kali penayangan, per tayang Rp500 ribu.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...