Biro Adpim Klarifikasi Nomor Kontak Atas Nama Istri Pj Gubernur Aceh

Avatar photo
Biro Adpim Klarifikasi Nomor Kontak Atas Nama Istri Pj Gubernur Aceh

Banda Aceh. RU — Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Sekretariat Daerah Aceh menegaskan bahwa nomor kontak yang beredar atas nama Pj. Ketua TP PKK Aceh, Safriati, adalah palsu. Nomor tersebut, +62 858-8052-2260, menggunakan nama “Safriati Safrizal” dan menampilkan foto Pj. Ketua PKK Aceh pada profilnya.

Kepala Bagian Materi dan Komunikasi Pimpinan Biro Adpim Setda Aceh, M. Gade, pada Rabu, (16/10/2024), mengklarifikasi bahwa nomor tersebut bukanlah milik Safriati.

“Kami pastikan bahwa nomor tersebut bukan milik Ibu Safriati, Pj. Ketua TP PKK Aceh,” kata M. Gade.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak merespons jika menerima panggilan atau pesan melalui WhatsApp dari nomor tersebut, guna menghindari potensi pelanggaran yang mungkin dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kami meminta masyarakat untuk waspada dan berhati-hati dalam menghadapi modus penipuan seperti ini,” tambahnya.

Biro Adpim juga menyatakan bahwa langkah-langkah lebih lanjut akan diambil untuk menelusuri asal penyebaran nomor kontak palsu tersebut demi melindungi integritas Pj. Ketua TP PKK Aceh serta menghindari potensi penipuan terhadap masyarakat.(*)

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...