Polres Aceh Selatan Bersama Masyarakat Bersihkan Pohon Tumbang di Jalan Nasional

Avatar photo
Personel gabungan dari Sat Samapta Polres Aceh Selatan dan Polsek Samadua, bersama masyarakat, TNI, BPBD, saat menangani insiden pohon tumbang yang menutup badan Jalan Nasional Blangpidie–Tapaktuan. Kamis 7 Agustus 2025. [Foto Dok : Polres Aceh Selatan/rahasiaumum.com/*].

Aceh Selatan. RU – Personel gabungan dari Sat Samapta Polres Aceh Selatan dan Polsek Samadua, bersama masyarakat, TNI, BPBD, bergerak cepat menangani insiden pohon tumbang yang menutup badan Jalan Nasional Blangpidie–Tapaktuan.

Upaya gotong-royong itu dilakukan, pada Kamis, 7 Agustus 2025 sore, yang berlokasi tepatnya di depan Surffing Café, Gampong Ujung Tanah, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan.

Pohon tumbang akibat angin kencang tersebut terjadi sekitar pukul 17.10 WIB dan sempat menyebabkan arus lalu lintas terhenti total.

Mendapatkan laporan dari masyarakat, personel langsung turun ke lokasi melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas.

Tidak hanya sebatas itu, tim gabungan kemudian bersama-sama melakukan pembersihan agar jalur kembali dapat dilalui.

Kapolsek Samadua, AKP Adam Sugiarto, juga turun langsung ke lokasi bersama personel Polsek dan didukung oleh personel Sat Samapta, yang dipimpin Kasat Samapta, Iptu Rusyudi Fauza, unsur Koramil Samadua, serta BPBD Aceh Selatan.

Berkat koordinasi yang cepat dan kekompakan tim, proses evakuasi pohon tumbang berjalan lancar hingga pukul 18.00 WIB, dan arus lalu lintas kembali normal.

Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah, S.I.K., mengapresiasi langkah cepat dan sinergitas seluruh pihak dalam penanganan insiden tersebut, seperti diberitakan rahasiaumum.com, pada Sabtu (09/08/2025).

“Kami menyampaikan terima kasih kepada personel di lapangan, BPBD, TNI, dan masyarakat yang telah bersama-sama bertindak cepat sehingga jalur nasional dapat kembali digunakan dan tidak menimbulkan korban jiwa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolres mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana alam, khususnya pohon tumbang akibat angin kencang, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor demi menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat Aceh Selatan secara menyeluruh.(*)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...