PT HK Serahkan Gedung Pengganti SDN Bak Sukon ke Pemkab Aceh Besar

Bupati Aceh Besar, H Syech Muharram Idris foto bersama pihak PT HK seusai Serah Terima Bangunan Pengganti SDN Bak Sukon, Kuta Cot Glie di Gedung Dekranasda, Gampung Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar. Jumat, 25 Juli 2025. [Foto Dok. rahasiaumum.com/TH05].

Jantho. RU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar menerima secara resmi bangunan pengganti Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bak Sukon yang dibangun oleh PT Hutama Karya sebagai bentuk tanggung jawab sosial atas terdampaknya sekolah tersebut dalam proyek pembangunan Jalan Tol Sigli-Banda Aceh.

Serah terima dilakukan dalam sebuah seremoni sederhana namun bermakna di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Kecamatan Ingin Jaya, Jumat (25/07/2025).

Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris atau akrab disapa Syech Muharram, mengatakan bahwa serah terima ini menjadi momen penting sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah dan HK demi kesejahteraan rakyat dan kemajuan daerah.

“Ini merupakan pertemuan pertama saya dengan jajaran PT Hutama Karya setelah dilantik sebagai Bupati. Terima kasih karena telah membangun kembali sekolah ini. Ini adalah kebutuhan yang sama-sama penting, sekolah perlu, jalan tol juga perlu. Karena dengan adanya jalan tol, akses masyarakat menjadi lebih mudah,” ucapnya.

Syech Muharram juga berharap agar SDN Bak Sukon yang telah dibangun ulang ini dapat dikelola dengan sebaik-baiknya sebagaimana amanat konstitusi dalam menjamin hak anak-anak atas pendidikan yang layak dan bermutu.

“Semoga sekolah ini dapat dijalankan dengan baik sebagaimana diamanatkan oleh negara, agar anak-anak kita dapat menempuh pendidikan yang lebih layak dan bermutu. Karena dari sinilah lahir generasi penerus Aceh yang cerdas dan berakhlak,” tutupnya.

Sementara itu, Project Direktur PT Hutama Karya, Slamet Sudrajat, menjelaskan bahwa pembangunan ulang SDN Bak Sukon merupakan komitmen perusahaan dalam memastikan bahwa pembangunan infrastruktur strategis nasional tetap memperhatikan keberlangsungan fasilitas publik, terutama bidang pendidikan.

“Sekolah ini diganti karena sebelumnya terkena dampak pembangunan jalan tol. Harapan kami semoga saja sekolah ini dapat berfungsi dengan sebaik-baiknya dan benar-benar bermanfaat bagi pendidikan anak bangsa,” sebut Slamet.(TH05)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...