Tertimpa Saat Menebang Pohon, Seorang Pria Meninggal Dunia

Suasana rumah duka alm Muhammad Bin Daud, di Dusun Tanoh Merah, Gampong Leuhong, Aceh Utara. Kamis, 24 Juli 2025 [Foto Dok. Polres Aceh Utara/rahasiaumum.com]

Aceh Utara. RU – Muhammad Bin Daud (45), warga Dusun Tanoh Merah, Gampong Leuhong, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, ditemukan meninggal dunia di sebuah kebun milik Tgk. Firdaus di Gampong Tumpok Aceh, Rabu malam, 23 Juli 2025 yang lalu.

Korban diduga meninggal dunia akibat tertimpa dahan pohon saat sedang bekerja memotong pohon manggis menggunakan gergaji rantai (chainsaw).

Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H melalui Kapolsek Tanah Luas AKP Mahmud, S.E menjelaskan, berdasarkan informasi yang diperoleh pihak kepolisian, korban berangkat dari rumahnya pada pukul 10.00 WIB menuju kebun Tgk. Firdaus untuk memotong pohon manggis yang rencananya akan dijadikan kayu.

“Hingga waktu Magrib, korban tidak kunjung pulang. Sekira pukul 19.30 WIB, istri korban, Rizatillah, bersama mertuanya Danial dan abang ipar korban Hasanuddin, pergi mencari ke kebun tempat korban bekerja,” ujar Kapolsek, seperi diberitakan rahasiaumum.com, Jumat (25/07/2025).

Setibanya di lokasi, pihak keluarga menemukan korban dalam keadaan tidak bernyawa, tertimpa dahan pohon langsat sepanjang enam meter. Dahan tersebut menghimpit paha bagian atas korban.

Sedangkan disamping tubuh korban ditemukan gergaji rantai (chainsaw) masih berada di atas bahu sebelah kirinya. Tubuh korban telah terbujur kaku dan menunjukkan tanda-tanda tidak bernyawa.

Saudara Danial kemudian meminta bantuan warga untuk mengevakuasi jenazah. Dahan pohon langsat yang menimpa korban diangkat, dan jasad korban dibawa pulang ke rumah duka yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian dengan cara ditandu oleh keluarga dan warga sekitar.

“Jenazah korban telah dipulangkan ke rumah duka di Gampong Leuhong dan akan segera dilakukan prosesi Fardhu Kifayah serta pemakaman,” tambah AKP Mahmud.

Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap korban dan telah menandatangani surat pernyataan penolakan. Dari pemeriksaan luar, kondisi tubuh korban tampak lebam akibat tertimpa dahan dan menghitam di bagian bahu, diduga akibat paparan asap dari gergaji rantai.

“Kami dari Polsek Tanah Luas turut berbelasungkawa dan turut berduka atas musibah yang menimpa almarhum,” tutup AKP Mahmud.(*)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...