Polres Aceh Barat Dalami Kasus Karhutla, Tujuh Titik Teridentifikasi

Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., Memberikan Keterangan Terkait Kasus Karhutla Kepada Awak Media. [Foto Dok : rahasiaumum.com/T014]

Aceh Barat. RU – Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., menyatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas pelaku pembakaran lahan di wilayah hukum Polres Aceh Barat.

Penindakan akan dilakukan hingga ke proses pengadilan apabila luas lahan terbakar melebihi dua hektare.

“Sampai minggu ini, dari hasil evaluasi, sudah ditemukan tujuh titik lahan terbakar. Sebelumnya hanya empat titik. Saat ini masih terus kami dalami. Para pelaku pembakaran telah kami identifikasi dan sudah dimintai keterangan di Polsek,” kata Kapolres, Kamis (10/07/2025).

Kapolres menegaskan, penanganan terhadap kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilakukan secara serius. Sosialisasi pencegahan juga telah digencarkan melalui berbagai saluran, seperti media sosial, spanduk, banner, dan papan peringatan di lokasi rawan kebakaran.

Dari pemeriksaan sementara, sebagian besar kasus karhutla di Aceh Barat disebabkan oleh aktivitas pembakaran lahan untuk pembersihan kebun yang dilakukan tanpa pengawasan penuh.

Api yang belum padam sempurna kemudian menyebar karena angin, dan dalam beberapa kasus menjalar ke lahan gambut.

“Modusnya klasik, bersihkan kebun lalu dibakar, dikira apinya sudah padam, ditinggal begitu saja. Begitu ada angin besar, api meluas hingga ke lahan lain,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menambahkan bahwa patroli pencegahan terus ditingkatkan, serta koordinasi dilakukan dengan TNI, BPBD, dan instansi lainnya untuk penanganan cepat di lapangan.

“Pencegahan tetap menjadi prioritas. Namun, jika terjadi pelanggaran hukum dan kerusakan lingkungan, maka akan dilakukan penegakan hukum,” tutupnya.(T014)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...