Redelong. RU – Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mempercepat pembangunan 64 unit hunian tetap (huntap) tahap pertama di Desa Wonosobo, Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah.
“Pembangunan ini untuk menyediakan tempat tinggal layak bagi penyintas bencana hidrometeorologi,” kata Asisten II Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, Samusi Purnawira Dade dikutip Jumat (16/10/2026).
Dia mengatakan, percepatan pembangunan dilakukan dengan menyiapkan lahan, melengkapi dokumen administrasi, dan memastikan lokasi pembangunan aman dari ancaman bencana.
Kondisi geografis Bener Meriah yang berada di wilayah pegunungan berpotensi menghambat distribusi material akibat longsor saat musim hujan.
Pemerintah daerah juga menyiapkan persyaratan teknis dan kajian geologi untuk memastikan pembangunan dapat berjalan tanpa terkendala risiko bencana.
“Lahan sudah kami siapkan semua. Kami juga mempersiapkan seluruh persyaratan administrasi, termasuk memastikan kawasan ini tidak termasuk kawasan rawan bencana gunung berapi,” kata Samusi menambahkan.
Ia menyebutkan pemerintah daerah telah mengusulkan pembangunan 1.056 unit huntap kepada pemerintah pusat, terdiri atas 252 unit huntap komunal dan 804 unit huntap mandiri.
Pembangunan huntap yang diusulkan pemerintah daerah tersebut tersebar di 10 kecamatan dan akan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan lokasi yang aman dari bencana.(TH05)













