Kronologi Truk Terbalik di Subulussalam, Ganjal Ban Terlepas Saat Menanjak

Tampak Supir truk, M (48) mendapatkan perawatan intensif oleh petugas nakes RSU Merah Sakti Subulussalam. Sabtu 10 Oktober 2026 [Dok. rahasiaumum.com/MB07]

Subulussalam. RU – Kecelakaan tunggal yang menewaskan seorang perempuan terjadi di Jalan Teuku Umar, Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Aceh, Kamis, 8 Oktober 2026 malam.

Truk Mitsubishi Fuso bermuatan barang kelontong itu terbalik setelah gagal menanjak di kawasan Kedabuhan.

Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf menjelaskan, truk berwarna oranye bernomor polisi BL 8669 DY tersebut dikemudikan M (48), warga Kecamatan Wih Kesam, Aceh Tengah, yang berdomisili di Sunggal, Medan. Kendaraan itu melaju dari Medan menuju Subulussalam dengan membawa tiga penumpang.

“Mobbar yang dikemudikan oleh M membawa muatan berupa barang kelontong dan membawa 3 orang penumpang yaitu Y (32), adiknya, M (37) istrinya, serta H (2) anaknya, warga Desa Sunggal Medan Sunggal Deli Serdang,” terang Kapolres, Sabtu (10/10/2026).

Kecelakaan bermula saat truk tiba di tanjakan Kedabuhan dan tidak mampu melanjutkan perjalanan.

Untuk mencegah kendaraan mundur, kernet berinisial Y (32) turun dan berupaya mengganjal ban truk.

Namun, ganjal tersebut terlepas. Truk kemudian bergerak mundur tanpa kendali, menabrak tembok pembatas jalan di sisi kanan, lalu terbalik.

Dalam insiden tersebut, M (37), istri sopir, tertimpa badan truk dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Adapun anaknya, H (2), mengalami luka lecet di bagian kepala.

Satuan Lalu Lintas Polres Subulussalam menerima laporan kecelakaan tersebut pada Jumat, 9 Oktober 2026 pukul 01.30 WIB.

“Akibat kejadian penumpang M meninggal dunia di TKP, dan penumpang H mengalami luka lecet di kepala. Kerugian materil sekira Rp10 juta dengan bak truk rusak dan patah,” pungkas AKBP Muhammad Yusuf.(MB07)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...