Ditemukan Sakit di Jembatan Babahrot, Nenek 70 Tahun Dipulangkan ke Nias

Satria Gulo (70) warga Tulumbaho, Kecamatan Sogae'adu, Kabupaten Nias, sempat terlantar di Kecamatan Babahrot, Kabupaten Abdya. Jumat 9 Oktober 2026 [Dok. rahasiaumum.com/T08]

Blangpidie. RU – Seorang perempuan lanjut usia bernama Satria Gulo (70), yang sempat ditemukan terlantar di kawasan Jembatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh, akhirnya berhasil diidentifikasi dan dipulangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Nias, Sumatera Utara.

Satria ditemukan warga pada 5 Oktober 2026 tanpa identitas. Saat ditemukan, ia mengalami demam dan tidak memahami bahasa Indonesia sehingga warga melaporkan kondisinya kepada Polsek Babahrot untuk mendapatkan pertolongan.

Kapolsek Babahrot bersama petugas kemudian mengevakuasi Satria ke Puskesmas Babahrot untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, Dinas Sosial Abdya melakukan asesmen dan verifikasi identitas dengan berkoordinasi bersama kepolisian serta sejumlah pihak terkait.

Identitas Satria akhirnya diketahui melalui pemeriksaan retina mata dan sidik jari.

Kepala Dinas Sosial Abdya, Iin Supardi, mengatakan hasil pemeriksaan tersebut mengungkap bahwa Satria merupakan warga Desa Tulumbaho, Kecamatan Sogae’adu, Kabupaten Nias.

“Setelah dilakukan retina mata dan sidik jari, akhirnya kita mengetahui identitas korban. Beliau ini bernama Satria Gulo (70) warga Tulumbaho, Kecamatan Sogae’adu, Kabupaten Nias,” kata Iin Supardi, Jumat (09/10/2026).

Setelah menjalani perawatan selama beberapa hari hingga kondisinya membaik, Satria kemudian dipulangkan ke daerah asalnya.

Iin memastikan Satria telah tiba di Nias dan diserahkan kepada Dinas Sosial setempat untuk penanganan lebih lanjut.

“Beliau sudah sampai ke Nias hari ini dan sudah diserahkan kepada Dinas Sosial di Nias,” ucap Iin.(T08)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...