Blangpidie. RU – Seorang perempuan lanjut usia bernama Satria Gulo (70), yang sempat ditemukan terlantar di kawasan Jembatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh, akhirnya berhasil diidentifikasi dan dipulangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Nias, Sumatera Utara.
Satria ditemukan warga pada 5 Oktober 2026 tanpa identitas. Saat ditemukan, ia mengalami demam dan tidak memahami bahasa Indonesia sehingga warga melaporkan kondisinya kepada Polsek Babahrot untuk mendapatkan pertolongan.
Kapolsek Babahrot bersama petugas kemudian mengevakuasi Satria ke Puskesmas Babahrot untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, Dinas Sosial Abdya melakukan asesmen dan verifikasi identitas dengan berkoordinasi bersama kepolisian serta sejumlah pihak terkait.
Identitas Satria akhirnya diketahui melalui pemeriksaan retina mata dan sidik jari.
Kepala Dinas Sosial Abdya, Iin Supardi, mengatakan hasil pemeriksaan tersebut mengungkap bahwa Satria merupakan warga Desa Tulumbaho, Kecamatan Sogae’adu, Kabupaten Nias.
“Setelah dilakukan retina mata dan sidik jari, akhirnya kita mengetahui identitas korban. Beliau ini bernama Satria Gulo (70) warga Tulumbaho, Kecamatan Sogae’adu, Kabupaten Nias,” kata Iin Supardi, Jumat (09/10/2026).
Setelah menjalani perawatan selama beberapa hari hingga kondisinya membaik, Satria kemudian dipulangkan ke daerah asalnya.
Iin memastikan Satria telah tiba di Nias dan diserahkan kepada Dinas Sosial setempat untuk penanganan lebih lanjut.
“Beliau sudah sampai ke Nias hari ini dan sudah diserahkan kepada Dinas Sosial di Nias,” ucap Iin.(T08)













