Ribuan Warga Hadiri Maulid Akbar di Abdya, Disuguhi Kuah Beulangong

Bupati Safaruddin memberi sambutan pada Perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H/2026 M, di halaman Masjid Agung Baitul Ghafur, Kecamatan Blangpidie. Selasa 6 Oktober 2026 [Dok. rahasiaumum.com/T08]

Blangpidie. RU – Ribuan jamaah memadati halaman Masjid Agung Baitul Ghafur, Gampong Seunaloh, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M, Selasa (06/10/2026).

Peringatan Maulid Akbar tingkat Kabupaten Abdya tersebut mengusung tema “Dengan Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Kita Teladani Akhlaknya Untuk Menggapai Akhlak Mulia”.

Kegiatan dihadiri jajaran Forkopimkab Abdya, Ketua DPRK Abdya Roni Guswandi, S.Pi, Plt Sekda, para kepala SKPK, unsur TNI-Polri, Kejaksaan, Mahkamah Syar’iyah Blangpidie, Kementerian Agama, Kementerian Haji dan Umrah, para camat, keuchik, ulama, pimpinan dayah, ASN, serta masyarakat.

Pemerintah daerah menghadirkan Ustaz Anugrah Cahyadi Batubara atau Ustaz Ucay sebagai penceramah dalam kegiatan tersebut.

Bupati Abdya Safaruddin, mengatakan, peringatan Maulid Nabi tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan.

Menurut dia, momentum tersebut harus menjadi sarana meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui peringatan Maulid ini, mari kita perkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan meneladani sifat jujur, amanah, serta kasih sayang Rasulullah dalam membangun Abdya yang lebih maju dan berakhlak mulia,” ujarnya.

Selain tausiyah, masyarakat juga disuguhi berbagai hidangan tradisi Maulid Aceh, seperti gulee kancah (kuah beulangong), bu kulah, balee bue leukat, serta aneka makanan lainnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan tausiyah dan doa bersama untuk memohon keselamatan daerah serta kemakmuran masyarakat Aceh Barat Daya.(T08)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...