Target Cetak 100 Hafiz, Abdya Buka Pendaftaran Beasiswa 2027

Kepala Dinas Syariat Islam Abdya, Muhammad Rasyid. Senin 5 Oktober 2026 [Dok. rahasiaumum.com/T08]

Blangpidie. RU – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali membuka program beasiswa bagi hafiz dan hafizah.

Pendaftaran dibuka mulai 5 hingga 29 Oktober 2026, dengan kuota 20 penerima untuk tahun ini.

Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Abdya Muhammad Rasyid mengatakan program tersebut merupakan bagian dari agenda Pemerintah Kabupaten Abdya di bawah kepemimpinan Bupati Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli untuk mencetak 100 hafiz dan hafizah selama lima tahun.

“Tahun ini Pemerintah Abdya kembali membuka pendaftaran beasiswa hafiz dan hafizah bagi putra dan putri Abdya. Beasiswa ini merupakan program Pak Bupati Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli dalam mencetak 100 hafiz-hafizah di Abdya,” kata Muhammad Rasyid kepada rahasiaumum.com, Senin (05/10/2026).

Seleksi peserta akan dilaksanakan pada 6-7 November 2026 di Masjid Agung Baitul Ghafur Kabupaten Abdya.

Penilaian meliputi kemampuan hafalan, ketepatan tajwid, dan kefasihan membaca Al Quran.

“Untuk kriteria peserta memiliki kelancaran hafalan, ketepatan tajwid, dan kefasihan bacaan,” ujarnya.

Sebanyak 20 peserta akan dinyatakan lulus dan menerima beasiswa sebesar Rp 2.050.000 per bulan.

“Jadi, setiap tahun ada 20 hafız dan hafizah yang diterima, sehingga selama lima tahun kepemimpinan Bupati Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli ada 100 hafız-hafizah yang dicetak melalui program tersebut,” pungkas Rasyid.

Informasi teknis pendaftaran dapat diperoleh melalui panitia di nomor 082370108690, 085277589440, dan 085370239240.(T08)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...