Meureudue. RU – Kerusakan Daerah Irigasi (D.I.) Seunong di Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya, membuat warga harus bergotong royong menjaga aliran air agar tetap berfungsi.
Kondisi tersebut mendapat perhatian Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) yang meninjau langsung lokasi, Senin (05/10/2026).
Wagub Aceh didampingi Sekretaris Daerah Pidie Jaya, Asisten II Pidie Jaya, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh.
Peninjauan dilakukan setelah masyarakat menyampaikan keluhan kepada Wagub terkait kondisi irigasi yang hingga kini belum mendapat penanganan.
Di lokasi, warga menyampaikan kerusakan irigasi telah mengganggu aliran air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Selama ini, warga secara swadaya melakukan gotong royong untuk menjaga agar fungsi irigasi tetap berjalan.
Menanggapi keluhan tersebut, Fadhlullah mengatakan pemerintah akan segera mendorong penanganan kerusakan D.I. Seunong.
Ia juga telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) agar revitalisasi irigasi dapat segera dianggarkan.
“Kita sudah melihat langsung kondisinya dan mendengar apa yang disampaikan masyarakat. Saya sudah berkoordinasi dengan BWS agar penanganannya dapat segera dianggarkan sehingga perbaikan bisa dilakukan,” ujarnya.
Selain D.I. Seunong, Fadhlullah meninjau penanganan Krueng Meureudu yang sebelumnya dilakukan melalui pemasangan batu gajah.
Pekerjaan tersebut masih berlangsung sesuai dengan pelaksanaan anggaran pemerintah.
Pemerintah Aceh akan terus mengawal koordinasi dengan BWS agar penanganan D.I. Seunong segera direalisasikan.
Perbaikan diharapkan dapat memulihkan fungsi irigasi dan memastikan kebutuhan air masyarakat, terutama untuk aktivitas pertanian di Kecamatan Meurah Dua, kembali terpenuhi.(R10)













