Curi Meteran Air, Dua Pria Ditangkap Jatanras Polresta Banda Aceh

Dua terduga kasus pencuri meteran air milik warga yang diamankan Polresta Banda Aceh. Minggu 27 September 2026 [Dok. MC Aceh Besar/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Dua pria diamankan Unit V Jatanras Satreskrim Polresta Banda Aceh karena diduga mencuri meteran air milik warga di Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh.

Keduanya berinisial SA (30), warga Aceh Selatan, dan FM (24), warga Pidie.

Mereka ditangkap di kawasan tepi kali, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Minggu (27/09/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.

Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh Kompol Miftahuda Dizha Fezuono mengatakan, penangkapan tersebut merupakan hasil penyelidikan atas laporan Imran (44), warga Gampong Beurawe.

“Setelah menerima laporan korban, tim Unit V Jatanras melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian meteran air tersebut,” kata Miftahuda.

Pencurian terjadi pada Kamis, 3 September 2026 sekitar pukul 09.00 WIB.

Saat hendak menghidupkan air PDAM di tokonya, korban mendapati air tidak mengalir.

Setelah diperiksa, meteran air bernomor 232635 atas nama H Abdul Manaf telah hilang.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 1,5 juta dan melaporkannya ke Polresta Banda Aceh.

Laporan tercatat dengan nomor LP/B/669/IX/2026/SPKT/Polresta Banda Aceh/Polda Aceh tertanggal 3 September 2026.

Dari penyelidikan, polisi memperoleh informasi keberadaan kedua terduga pelaku dan kemudian mengamankan mereka di kawasan tepi kali.

“Dari hasil interogasi awal, keduanya mengakui telah melakukan pencurian meteran air milik korban Imran,” demikian kata Kompol Dizha.

Polisi menyebut meteran hasil curian dijual kepada penampung barang bekas di Gampong Jawa, Kecamatan Kutaraja.

Uang penjualan, berdasarkan pengakuan awal mereka, digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Dalam pemeriksaan awal, keduanya juga mengaku telah mencuri meteran air di 13 lokasi.

Namun, polisi masih mendalami pengakuan tersebut untuk memastikan lokasi, waktu, dan keterlibatan masing-masing dalam rangkaian pencurian.

Kedua terduga pelaku kini ditahan di Satreskrim Polresta Banda Aceh untuk menjalani penyidikan.(R10)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...