Update BPBD: Puting Beliung di Aceh Tenggara, 9 Rumah Rusak Sedang dan 1 Berat

Rumah warga yang mengalami rusak berat akibat angin puting beliung pada Senin 21 September 2026. Rabu 23 September 2026 [Dok. rahasiaumum.com/AFW11]

Kutacane. RU – Sebanyak 10 rumah di empat kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara terdampak angin puting beliung yang terjadi pada Senin, 21 September 2026 sore.

Dari jumlah tersebut, sembilan rumah mengalami rusak sedang dan satu lainnya rusak berat.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Aceh Tenggara per Rabu (23/09/2026) pukul 10.00 WIB, bencana tersebut berdampak pada 10 kepala keluarga atau 41 jiwa.

Kerusakan tersebar di Kecamatan Bambel, Babussalam, Lawe Sigala-gala, dan Lawe Bulan.

Di Kecamatan Bambel, satu rumah milik Kasli di Desa Kuta Seri mengalami rusak sedang.

Di Kecamatan Babussalam, kerusakan serupa terjadi pada rumah milik Aminuddin di Desa Perapat Hilir, Perdi dan Pitri di Desa Kute Kutacane, serta Nasrun Desky di Desa Mbarung.

Sementara di Kecamatan Lawe Sigala-gala, dua rumah di Desa Lawe Loning I milik Ganda Simajuntak dan Hasiholan Sianipar juga mengalami rusak sedang.

Di Kecamatan Lawe Bulan, rumah milik Hasan Seh di Desa Pasir Gala dan Wahyu Syahputra di Desa Perapat Timur mengalami rusak sedang.

Adapun rumah milik Supriajo di Desa Kandang Mbelang Mandiri mengalami rusak berat.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tenggara Mohd Asbi mengatakan, jumlah tersebut masih merupakan data sementara karena petugas masih melakukan pendataan di lapangan.

“Untuk sementara ada 10 rumah terdampak, sembilan rusak sedang dan satu rusak berat. Total warga terdampak 10 kepala keluarga atau 41 jiwa,” kata Asbi, Rabu.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat kejadian tersebut.

Warga yang rumahnya terdampak untuk sementara mengungsi ke rumah saudara terdekat.

“Tim Reaksi Cepat masih melakukan monitoring dan pendataan. Data masih bisa diperbarui jika ada temuan kerusakan atau warga terdampak lainnya,” ujar Asbi.(AFW11)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...