Blangpidie. RU – Sebanyak 65 pelaku usaha pengumpul batu putih di Gampong Ujong Tanoh, Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), menerima bantuan gerobak sorong dari pemerintah daerah, Selasa (22/09/2026).
Penyerahan bantuan dipimpin Wakil Bupati Abdya Zaman Akli, didampingi Ketua DPRK Abdya Roni Guswandi, Kepala Diskop UKM Perindag Abdya Zedi Saputra, Kabag Prokopim Darmawan Saputra, Kabag Umum Edwar, serta Tenaga Ahli Bupati Idris dan Hamdani Jabai.
Zaman Akli mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menunaikan janji kampanye dirinya bersama Bupati Abdya Safaruddin.
“Penyerahan bantuan gerobak sorong ini untuk menunaikan janji kampanye kami bersama Bapak Safaruddin kepada masyarakat Ujong Tanoh. Kami berharap bantuan ini bisa membantu bapak dan ibu dalam mencari nafkah,” kata Akli.
Ia meminta penerima manfaat tidak menilai bantuan tersebut hanya berdasarkan nilai barang yang diterima.
Menurut dia, bantuan itu merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Kepala Diskop UKM Perindag Abdya Zedi Saputra mengatakan, pemerintah daerah menyerahkan 66 unit gerobak sorong kepada 65 pelaku usaha.
Satu penerima mendapat lebih dari satu unit.
Menurut Zedi, bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus perekonomian masyarakat karena memudahkan pengangkutan batu yang dikumpulkan.
“Dengan adanya gerobak sorong ini, mereka lebih mudah mengangkut batu yang dikumpulkan. Sehingga, pekerjaan menjadi lebih mudah, efektif, dan efisien,” kata Zedi.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan melakukan pemantauan dan evaluasi untuk memastikan bantuan tersebut tepat sasaran.
“Kita berharap bantuan ini dapat membantu pelaku usaha dalam meningkatkan produktivitas mereka dalam mencari nafkah,” ujarnya.
Zedi menjelaskan, kawasan pantai Ujong Tanoh memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat karena terdapat batu-batu kecil berwarna putih, abu-abu, dan hitam yang dimanfaatkan untuk berbagai keperluan dekorasi, seperti rumah, taman, hingga makam.
Batu-batu tersebut umumnya memiliki ukuran yang relatif sama sehingga cocok digunakan sebagai material dekorasi.
Hasil pengumpulan kemudian dijual dalam kemasan karung dengan harga sekitar Rp20.000 hingga Rp30.000 per karung.
“Batu-batu tersebut relatif berukuran sama sehingga sangat cocok untuk dekorasi. Biasanya batu-batu ini dijual seharga Rp20 ribu hingga Rp30 ribu per karung,” kata Zedi.(T08)













