Subulussalam. RU – Sebanyak 114 pesepak bola mengikuti seleksi terbuka Persatuan Sepak Bola Subulussalam (Perskas) Kota Subulussalam untuk menghadapi Kompetisi Liga IV PSSI 2026 Wilayah Aceh.
Seleksi berlangsung di Lapangan Pegayo, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Minggu (06/09/2026), dipimpin Pelatih Perskas Legirin, S.Pd.
Dari jumlah peserta tersebut, tujuh atlet berasal dari Aceh Selatan, 22 dari Aceh Singkil, sedangkan lainnya merupakan pemain asal Kota Subulussalam.
Manajer sekaligus Sekretaris Perskas Subulussalam, Asmardin, SH, MH, mengatakan sebanyak 36 atlet telah dipilih dari proses seleksi awal.
Namun, pemantauan masih dilakukan untuk menentukan 20 atau 25 pemain yang akan memperkuat Perskas dalam kompetisi mendatang.
“Seleksi terbuka sebagai upaya memberi kesempatan kepada semua atlet sepak bola di daerah ini menghadapi Kompetisi Liga PSSI Zona Aceh yang hasilnya sepenuhnya berdasarkan penilaian Pelatih, Legirin,” kata Asmardin.
Menurut Asmardin, Perskas pernah menorehkan prestasi dengan mencapai puncak Divisi II pada 2012.
Namun, setelah kompetisi tidak digelar pada 2013 hingga 2015 dan minim dukungan pendanaan sejak 2016, klub tersebut akhirnya vakum lebih dari lima tahun.
Enam bulan setelah kepemimpinan Wali Kota Subulussalam Haji Rasyid Bancin, Perskas kembali mendapat perhatian untuk dibenahi agar dapat mengikuti kompetisi PSSI hingga tingkat nasional.
Asmardin menyebut dukungan pemerintah kota menjadi modal penting bagi kebangkitan klub tersebut.
“Berdiri sejak 12 November 2007, Perskas pernah ikut divisi III PSSI,” tegas Asmardin.
Ia berharap pengalaman degradasi akibat Perskas tidak mengikuti pertandingan beberapa waktu lalu tidak kembali terjadi.
Kompetisi Liga IV PSSI Wilayah Aceh dijadwalkan mulai berlangsung Oktober 2026.
Adapun jadwal pertandingan dan pembagian grup masih menunggu keputusan Asprov PSSI Aceh.
Pelatih Perskas, Legirin, mengatakan target lolos ke tingkat nasional membutuhkan persiapan serius.
Selain latihan ekstra, kesiapan pendanaan juga menjadi faktor penting.
“Perlu kerja keras, sebab target Perskas lolos ke tingkat nasional harus latihan ekstra, di samping dukungan dana,” ujar Legirin.
Mengenai jumlah pemain yang akan didaftarkan, antara 20 atau 25 atlet, Legirin mengatakan keputusan masih mempertimbangkan situasi serta kemampuan anggaran.
Menurut dia, persiapan sejak putaran pertama hingga ketiga akan sangat menentukan peluang Perskas melaju ke tingkat nasional.(MB07)













