Tapaktuan. RU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gampong Ujung Mangki, Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, yang terjadi sejak seminggu lalu, hingga Kamis (03/09/2026), api di lokasi tersebut masih belum padam.
Petugas Pusdalops BPBD Aceh Selatan, Agusriadi, mengatakan kebakaran yang berlangsung sejak 28 Agustus 2026 itu telah membakar sekitar 12 hektare lahan di Gampong Ujung Mangki.
“Api yang berhasil dipadamkan baru sekitar 20 persen. Saat ini masih terdapat asap dari sisa pembakaran dan petugas masih melakukan penyisiran,” kata Agusriadi.
Selain Ujung Mangki, karhutla juga terjadi di Gampong Drien, Kecamatan Bakongan. Luas lahan yang terbakar di wilayah tersebut diperkirakan mencapai tujuh hektare.
“Untuk Gampong Drien, api sudah berhasil dipadamkan 100 persen. Petugas masih melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul,” ujarnya.
Penanganan karhutla melibatkan personel Damkarmat PB WMK 05 Bakongan bersama TNI, Bhabinkamtibmas Polsek Bakongan, TNGL Resort Bakongan, KPH Bakongan dan masyarakat.
Sejumlah peralatan dikerahkan dalam proses pemadaman, di antaranya empat unit mesin jinjing, tujuh roll selang dan dua unit mesin pompa milik masyarakat. Personel juga menggunakan kendaraan operasional Damkarmat dan kendaraan TNI.
Agusriadi menyebutkan, petugas menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Lokasi kebakaran berjarak sekitar empat kilometer dari jalan nasional sehingga menyulitkan akses menuju titik api.
“Ketersediaan sumber air juga terbatas. Tiupan angin dan kondisi cuaca panas mempercepat penyebaran api,” ucapnya.(TH05)













