Jelang Maulid, Ayam Potong di Pasar Kutacane Dijual Rp45.000 per Kilogram

Terlihat pembeli sedang memesan ayam potong milik pedagang Diki, di pasar tradisional Pajak Lama, Kutacane. Senin 24 Agustus 2026 [Dok. rahasiaumum.com/AFW11]

Kutacane. RU – Harga ayam potong di Kabupaten Aceh Tenggara mengalami kenaikan menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Di Pasar Tradisional Pajak Lama, Kutacane, komoditas tersebut kini dijual sekitar Rp45.000 per kilogram.

Pedagang ayam, Diki, mengatakan kenaikan harga terjadi karena persediaan dari pemasok mulai menipis, sementara permintaan masyarakat meningkat menjelang Maulid Nabi.

“Sekarang Rp 45.000 per kilogram. Sebelumnya Rp 35.000 sampai Rp 40.000,” kata Diki kepada rahasiaumum.com, Senin (24/08/2026).

Menurut dia, peningkatan kebutuhan masyarakat biasanya terjadi menjelang peringatan Maulid Nabi.

Pada saat yang sama, pasokan ayam potong yang diterima pedagang mulai berkurang sehingga turut mendorong kenaikan harga.

Kondisi tersebut membuat harga di tingkat pedagang naik dibandingkan sebelumnya.

Pedagang juga belum dapat memastikan kapan harga kembali normal setelah peringatan Maulid Nabi.

Perubahan harga selanjutnya masih bergantung pada ketersediaan pasokan serta tingkat permintaan masyarakat.(AFW11)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...